1 Juli, Pemprov Babel Siap Gunakan SIMDA

PANGKALPINANG- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya mewujudkan tata kelola keuangan yang baik. Pengelolaan tata keuangan yang baik akan berdampak diraihnya WTP dari BPK pada tahun 2018. Salah satu upayanya adalah melalui Bimtek Pengelolaan Keuangan Tahun 2017. Bimtek ini diikuti 86 operator keuangan dari 38 OPD di lingkup pemprov Babel.
 
Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa Inti permasalahan keuangan, sistem keuangan, sistem keberlangsungan roda pemerintahan ada ditangan operator keuangan. Tata kelola keuangan ini sudah direncanakan lama, namun tidak juga terlaksana. Jadi tidak ada alasan lagi pemprov menunda migrasi ke Sistem Informasi Manajemen Daerah Simda untuk mempermudah kerja para operator.
 
"1 Juli, pemprov sudah jalankan Simda. SPD,SPM,SP2D sudah diinput melalui Simda. Tak ada alasan lagi," tegas Erzaldi Rosman saat memberikan arahan kepada operator pengelola keuangaan di lingkup Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di Ruang Rapat Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel, Senin (12/6/2017).
 
Erzaldi menginginkan tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa menjalankan Simda. Semua operator ini akan mengikuti bimteks dan diharapkan membawa Laptop. Sehingga bisa langsung belajar dan mengaplikasikan penggunaan Simda untuk input.
 
"Besok (Selasa, red) operator belajar untuk langusng input. Kalian harus sungguh-sungguh. Kalian punya tanggung jawab yang besar, dan nanti mungkin TPP nya akan berbeda dari yang lain," ujarnya.
 
Simda ini untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik. Menurutnya, Simda akan mempermudah tugas dan tanggung jawab operator keuangan. Semua berjalan berdasarkan aturan yang berlaku dan tidak bisa lagi melakukan yang melenceng-melenceng.
 
"Kalian harus kerja dengan baik dan benar, ikuti aturan-aturan yang berlaku. Saya harap kalian kompak, saling mengajarkan dan saling memberikan masukan yang benar," harap Gubernur.
 
Sebelumnya, Fery Aprianto Kepala Bakuda Provinsi Kep Bangka Belitung menyatakan bahwa besok (Selasa, 13/6/2017) para operator akan belajar aplikasi Simda. Operator akan menginput SPP, SPM, dan SP2D melalui aplikasi Simda ini. Hal ini tentunnya sejalan dengan keinginan BPK yang meminta pemprov untuk memberikan laporan keuangan sebanyak dua kali dalam setahun.
 
"Operator akan belajar aplikasi Simda, menginput SPP, SPM, SP2D. Operator akan menyerahkan laporan semesteran ke Bakuda," jelas Fery.
 
Fery menambahkan dengan adanya laporan semesteran ini, kerja harus maksimal. Dimulai dengan laporan realisasi anggaran, laporan operasional, neraca, anggaran kas dan lalin-lain. Lapran semester ini pada Bulan Juli sudah masuk ke Bakuda.
 
"Juli awal laporan sudah diterima Bakuda untuk dilaporkan ke BPK. Laporan semester ini tentunya harus sudah menggunakan Simda," harap Fery.
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto/Adi Tri
Fotografer: 
Adi Tri