11 Bulan Gerakan Roda Babel, Pasangan Berkah Ini Semaikan Energi Positif Pembangunan Babel

PROVINSI Kepulauan Bangka Belitung juga dikenal dengan nama Negeri Serumpun Sebalai. Provinsi ke 31 di Indonesia ini merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung.Kekayaan Sumber Daya Alam yang dimiliki Provinsi Babel menjadikan wilayah ini sebagai salah satu Provinsi di Indonesia  penyumbang devisa terbesar negara. Butiran Hitam Biji Timah Provinsi Babel merupakan penghasil Timah terbesar kedua di dunia. Pada masa kejayaaannya Lada Putih Muntok telah mampu mengharumkan nama Provinsi Babel di dunia. Tak hanya itu, dari segi Pariwisata, Provinsi Babel memiliki sumber daya alam yakni pariwisata yang mumpuni, keindahan hamparan pasir putih pantai dan budaya babel kini terus menjadikan Provinsi Babel sebagai salah satu destinasi wisata dunia.

Semenjak ditetapkan menjadi daerah otonom, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memiliki lima orang Gubernur, antara lain, Gubernur Pertama yakni Amur Muchasim, kedua, Gubernur Hudarni Rani dan wakil Gubernur  Suryadi Saman, Ketiga, Gubernur Eko Maulana Ali dan Wakil Gubernur Syamsuddin Basari, Gubernur Eko Maulana Ali menjabat Sebagai Gubernur selama Dua Periode, dan Periode kedua Gubernur Eko Maulana Ali berpasangan dengan  Rustam Effendi sebagai Wakil Gubernur. Keempat, Gubernur Rustam Effendi berpasangan dengan Hidayat Arsani sebagai Wakil Gubernur.

Tepat Tanggal 12 Mei 2017 Erzaldi Rosman dan  Abdul Fatah resmi dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI Ir Joko Widodo. sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2017-2022 terpilih menggantikan Gubernur sebelumnnya yakni Rustam Effendi. Kini, pemimpin Provinsi Babel diberi amanah dan tanggungjawab yang besar dalam mengemban segala bentuk aspirasi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Secara khusus, sekitar 1,4 juta jiwa penduduk di Provinsi Babel menaruh harapan terhadap berbagai gebrakan seorang pemimpin negeri dalam mewujudkan misi dan visi yang yang telah ditetapkan.

Dimasa jabatannya Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Babel menetapkan sedikitnya 13 Program Unggulan Babel yang tertuang dalam Rencana Panjang Jangka Menengah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017-2022. Program unggulan tersebut antara lain yaitu pengembangan agropolitan, pembangunan bahari, pengembangan tata kelola pertambangan, peningkatan pendapatan pemerintah, peningkatakan ekonomi masyarakat, pengembangan konektivitas dan infrastruktur, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, peningkatan tata kelola birokrasi, pembangunan berdemokrasi, peningkatan pembangunan bidang kebencanaan, dan pengendalian lingkungan hidup.

Terhitung meskipun masa kerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur sekarang ini belum genap satu tahun, namun telah mampu membuktikan berbagai gebrakan energi positif bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Babel. Terbukti, inisiasi Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama wakil Gubernur Abdul Fatah untuk menarik sebanyak mungkin orang untuk berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan program untuk setiap organisasi perangkat daerah (OPD) agar bisa menyelenggarakan setiap event nasional maupun internasional di Provinsi Bangka belitung membuahkan hasil yang memuaskan.

Berbagai perhelatan  event nasional hingga internasional ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kini tak bisa dipandang sebelah mata, gaung negeri serumpun sebalai kian nyaring terdengar di kancah nasional hingga mendunia.Kegiataan rapat koordinasi (Rakornas) PPPA yang diselenggarakan selama tiga hari ini di mulai tanggal 28 februari hingga 2 maret merupakan awal dari keinginan Gubernur untuk menyelenggarakan setiap event nasional maupun internasional di Bangka Belitung. Kesuksesan Rakornas PPPA telah mampu menarik kepuasaan para peserta selama berada di Provinsi Bangka Belitung. Serta menghadirkan 3 menteri yakni, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar.

Ini merupakan awal perjalanan keinginan Gubernur Bangka Belitung untuk memperkenalkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke kancah Nasional maupun Internasional. Usainya digelar Rakornas PPPA ini tentunya tak berhenti disitu saja,  tanggal 6 maret yang lalu kembali Menteri komunikasi menapaki kakinya ke Bangka Belitung, yakni menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara. Kedatangan menteri komunikasi dan informatika RI ini dalam rangka menjadi narasumber dalam seminar digitalisasi. Di penghujung bulan maret tepatnya tanggal 22  hingga 23 maret 2018, kembali Menteri datang ke Babel yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Tanggal 13 april kemarin, kembali Menteri menjajaki kakinya di bumi serumpun sebalai yakni Menteri Pariwisata Arief Yahya. Kedatangan Menpar tersebut untuk  mengunjungi dua kawasan yang direncanakan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, yakni Pantai Pan Semujur di Kabupaten Bangka Tengah dan Pantai Timur di Kabupaten Bangka. (Semoga cepat terwujud).


Tentunya tak sampai disitu, di penghujung bulan April ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) mulai tanggal 22 hingga 24 april 2018. Dimana Rencananya harkonas akan dihadiri orang nomor satu di republik indonesia yakni Presiden RI Joko Widodo (jokowi), untuk acara puncak nya dilaksanakan pada tanggal 24 april 2018 di Alun alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang Provinsi Babel.

Sementara itu pada bulan Juli 2018 mendatang, perhelatan event internasional paling bergengsi pun akan hadir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  yakni MXGP. Tentunya berbagai negara akan datang ke Bangka Belitung. Kehadiran lima orang menteri tersebut tentunya memberikan energi positif bagi kemajuan pembangunan baik disektor ekonomi, pariwisata, teknologi maupun pembangunan sumber daya manusia  yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Pulau Bangka.

Secara perlahan dari sisi Pertanian  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berbenah, mengembalikan kejayaan Lada terus digaungkan, terbukti, jutaan bibit Lada berkualitas mengalir ke Provinsi Babel. Penerapan Resi Gudang, Bantuan Bibit Lada, terlahirnyaTenaga penyuluh yang lebih profesional. Program desa mart tentunya bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada badan usaha milik desa (Bumdes) agar berperan aktif langsung meningkatkan taraf perekonomian yang lebih baik, dengan adanya desa mart masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan dengan harga lebih murah dengan mudah. Pembangunan dibidang Pariwisata kian melejit, terbukti, dengan kedatangan menteri Pariwisata Arief Yahya. Kedatangan Menpar tersebut untuk  mengunjungi dan melihat dua kawasan yang direncanakan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata, yakni Pantai Pan Semujur di Kabupaten Bangka Tengah dan Pantai Timur di Kabupaten Bangka. Sebelumnya, Kabupaten Belitung telah ditetapkan sebagai kawasan KEK yakni di pusatkan di Tanjung Kelayang. Tentunya ini memberikan peluang yang sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan pariwisata provinsi kepulauan bangka belitung, berbagai investasi yang akan diberikan para investor serta bantuan kucuran dana pusat akan terus mengalir ke Provinsi kita tercinta.

Mari bersama menata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Keharmonisan sehingga terciptanya energi postitif dalam kebersamaan membangun negeri serumpun sebalai tercinta dalam mewujudkan cita-cita bersama (Semoga terwujudnya Provinsi Babel yang sejahtera, damai dan makmur, semoga). (*)

 

Pernah Dimuat Okebozz.com Pada Tanggal 23 April 2018

Penulis: 
Adi Tri Saputra Pranata Humas Diskominfo Pemprov Babel
Sumber: 
Diskominfo

ArtikelPer Kategori