1447 Personel Diturunkan Mengamankan Lebaran Idul Fitri

PANGKALPINANG -- Sebanyak 1447 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan Lebaran Idul Fitri 1439 H kali ini. Sejumlah personel tersebut terdiri dari 547 anggota Polda Kepulauan Babel dan 900 personel dari instansi terkait. Sejumlah personel ini akan menempati 20 pos pengamanan (pospam) dan sembilan unit pos pelayanan. 

Wakapolda Kepulauan Babel Kombes Pol Tantan Sulistyana mengatakan, sudah dipersiapkan pengamanan lebaran wilayah Polda Kepulauan Babel. Sekarang melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Pengamanan dilakukan diberbagai tempat seperti lokasi embarkasi, debarkasi, pusat-pusat perbelanjaan, tempat wisata dan tempat-tempat ibadah.

"Pengamanan akan dilakukan secara maksimal. Rencananya besok, Rabu (5/6/2018) Polda Babel akan melakukan kegiatan gelar pasukan dalam rangka pengamanan tersebut," kata Tantan di Ruang Vicon Polda Babel, Selasa (5/6/2018).

Koordinasi terus dilakukan guna mensingkronkan data-data dari instansi terkait. Ia menambahkan, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui perkiraan jumlah arus mudik penumpang baik melalui jalur udara, darat dan jalur laut. Selanjutnya melakukan langkah-langkah antisipasi dengan melakukan pengamanan.

Untuk mengantisipasi tindakan kejahatan, jelas Tantan, kepolisian telah membuat pospam. Contohnya di Bandara Depati Amir dan Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan. Selain ada pos pengamanan, juga terdapat pos terpadu yang melayani kepentingan masyarakat lainnya. 

Masyarakat tak hanya mendapatkan pelayanan pengamanan, pasalnya pelayanan kesehatan juga disediakan di beberapa pusat keramaian. Tantan berharap masyarakat bisa mudik dengan aman dan lancar. Satuan tugas pangan juga dilibatkan untuk membantu kegiatan mudik lebaran ini.

"Petugas pangan tidak hanya menangani stabilitas harga sembako, tetapi juga migas. Setiap menjelang lebaran ada peningkatan aktivitas dan kita harus melakukan antisipasi," kata Tantan.

Kepolisian juga menjadwalkan kegiatan patroli. Sehingga jelasnya, ketika terdapat kemacetan lalu lintas dapat segera ditangani. Saat melakukan mudik lebaran, warga hendaknya terlebih dahulu memastikan keamanan sebelum meninggalkan rumah.

"Seperti, pintu harus dalam keadaan terkunci. Selain itu kompor dimatikan. Ketika sedang dalam perjalanan, pemudik harus menaati peraturan lalu lintas," tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Adi Tri Saputra