152 Atlet dan Official Ikuti Pelombaan Olahraga Rekreasi dan Tradisional

PANGKALPINANG - Sebanyak 152 atlet dan official mengikuti Kejuaraan Olahraga Rekreasi dan Tradisional tahun 2017 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejumlah atlet tersebut berasal dari perwakilan Kab/Kota di Provinsi Kep Babel, kecuali Kab Bangka Tengah yang tidak ambil bagian untuk merebut juara pada perlombaan ini.
 
Dijadwalkan perlombaan ini akan dilaksanakan selama dua hari, terhitung tanggal 6 hingga 7 Juli 2017. Adapun kempat cabang yang dipertandingkan yakni bakiak, engrang, hadang, dan sumpitan
 
Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan agar atlet terus meningkatkan prestasi dan melakukanya dengan serius. Olahraga itu harus dilakukangan dengan maksimal, jangan dilakukan dengan setengah-setengah agar hasil yang didapat juga tidak setengah-setengah.
 
“Geluti olahraga ini dengan serius, jangan setengah hati. Jika setengah-setengah maka hasilnya juga tak maksimal. Mari sukai olahraga, karena dengan olahraga kinerja kita akan tinggi nantinya,” ucapnya saat upacara pembukaan Perlombaan Olahraga Rekreasi dan Tradisional di GOR Sahabudin, Kamis (6/7/17).
 
Lebih jauh Erzaldi mengharapkan agar atlet dapat mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik, sehingga bisa mengharumkan nama daerah. Nanti peserta yang juara di ajang ini akan mewakili Babel ketingkat nasional dan tidak memalukan Babel karena diseleksi dengan benar. Perlombaan olahraga ini akan memberikan motivasi agar bisa melakukannya dengan lebih baik lagi.
 
"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh. Wasit dan juri diminta terus menjaga netralitas dan sportivitas, sehingga tidak mengurangi semangat para atlet dalam bertanding serta tidak mencederai olahraga,” harapnya.
 
Pemerintah provinsi sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan atlet. Menurutnya, pemerintah provinsi akan membentuk perda tentang atlet. Atlet yang berprestasi atau juara ditingkat provinsi nantinya akan diangkat langsung sebagai tenaga honorer. Sedangkan untuk yang masih pelajar, nantinya akan diberikan beasiswa disekolah tinggi olahraga di Serpong sekaligus pemerintah juga akan melakukan training center bagi atlet untuk PON.
 
"Para atlet yang juara satu ditingkat provinsi segera diangkat secara otomatis dipemprov akan diangkat sebagai tenaga honorer. Insyaallah ini akan dimulai tahun depan," tegasnya.
 
Terkait potensi olahraga tradisional ini dipadukan dengan pariwisata, Erzaldi menginginkan olahraga rekreasi dan tradisional ini bisa ditampilkan kepada wisatawan melalui even-event pariwisata. Agendakan olahraga tradisonal ini untuk pariwisata dan hal ini bisa dilakukan ditempat-tempat wisata seperti menampilkannya di Bukit Dinding di Basel.
 
"Olahraga tradisional ini bisa menampilkan atraksinya pada event pariwisata dihadapan wisatawan. Ini tentunya diharapkan dapat menarik wisatawan," tegasnya.
 
Sementara Rakhmadi Kadispora Babel mengatakan tujuan adalah untuk menumbuhkan rasa senang dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga rekreasi dan tradisional di Babel serta meningkatkan tali silaturahim diantara para peserta. Selain itu, jelasnya, ajang untuk meningkatkan kebugaran generasi muda dan sebagai sarana untuk mewujudkan Indonesia bugar 2020.
 
“Melalui perlombaan ini kita ingin mengoptimalkan olahraga rekreasi dan tradisional dan sebagai sarana evaluasi pembinaan bagi atlet ajang olahraga tradisional,” jelasnya.
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto/Adi Tri
Fotografer: 
Adi Tri