22 Grup Unjuk Gigi di Festival Seni Tradisi

Pangkalpinang – Sebanyak 22 grup mengikuti perlombaan Festival Seni Tradisi 2014, di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Rabu (26/11/14). Enam kabupaten/kota se Bangka Belitung mengirimkan utusannya, kecuali Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan ini bertujuan melestarikan seni, budaya dan tradisi masyarakat lokal.

Budiman Ginting Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, kelestarian kesenian tradisi perlu mendapat perhatian. Gencarnya budaya asing menjadi salah satu penyebab yang mempengaruhi apresiasi masyarakat terhadap seni tradisi. Pemprov terus berusaha melindungi kesenian dan tradisi daerah dengan cara mendaftarkan ke pusat sebagai warisan budaya tak berbenda.

“Kita selalu memberikan dukungan terhadap pentas seni seperti rudat, rabbana. Kita berusaha mendorong tumbuhnya sanggar-sanggar seni," tegasnya saat membuka Festival Seni Tradisi 2014, di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Rabu (26/11/14).

Bertindak sebagai juri festival ini dari Institut Kesenian Jakarta, Dewan Kesenian Provinsi dan seniman/budayawan. Acara pembuka disuguhi penampilan Maestro campak dalung "Batman". Maestro campak dalung, Batman menunjukan seni tradisi yang sangat memukau dan menghibur para pengunjung.

Sebagaimana diketahui, keberadaan campak dalung Batman diakui secara nasional 2010. Selanjutnya ditampilkan tarian kedidi yang merupakan salah satu warisan budaya tak berbenda Bangka Belitung yang telah diakui Kementerian Kebudayan RI.

“Kesenian dambus, campak dalung dan tari kedidi adalah aset budaya Bangka Belitung yang telah diakui secara nasional. Lewat budaya ini Bangka Belitung bisa dikenal masyarakat internasional. Diharapkan pelestarian kesenian dapat menarik minat pelajar,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimotori Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bertujuan menjaga dan mengembangkan seni tradisi daerah agar tidak hilang tergerus zaman. Ia mengatakan, festival ini sebagai sarana memfasilitasi seni, tradisi dan budaya serta bentuk apresiasi kepada sanggar-sanggar seni tradisi Bangka Belitung yang masih eksis.

“Pemprov sangat senang dapat menyelenggarakan kegiatan festival seni tradisi ini tiap tahun. Diharapkan kegiatan ini dapat menarik minat sekolah atau sanggar-sanggar agar lebih mengembangkan dan mempelajari kesenian daerah,” harapnya.

Hal senada disampaikan Engkus Ketua Panitia Festival Seni Tradisi 2014. Ia menegaskan, tujuan festival ini untuk mengembangkan seni tradisi hingga lestari sepanjang masa. Selain itu dapat meningkatkan kreativitas seniman serta apresiasi masyarakat. Sebanyak 22 grup mengikuti perlombaan Festival Seni Tradisi 2014 ini.

“Enam kabupaten/kota se Bangka Belitung mengirimkan utusannya, kecuali Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan ini bertujuan melestarikan seni, budaya dan tradisi daerah,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi | Surianto
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari