30 Pelajar SMU Dibekali Pelatihan Liaison Officer Untuk Mendukung Event IMT-GT

PANGKALPINANG - Berbagai persiapan dalam penyelenggaraan  pertemuan internasional tingkat menteri dari tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand atau dikenal dengan IMT-GT pada bulan September 2017 dimana bangka belitung dipilih sebagai tuan rumah terus dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Seperti halnya hari ini kamis (30/08/2017) Kementerian luar negeri RI bersama dengan biro humas dan protokol provinsi kepulauan Bangka Belitung mengadakan pelatihan liaison officer yakni seseorang yang bertugas menghubungkan dua lembaga untuk berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai kegiatan antarlembaga pada acara IMT-GT bagi 30 siswa pelajar siswa SMA dari kabupaten/kota.

Diungkapkan Eka Aryanto Suripto selaku kasubdit konferensi internasional protokol Kemenlu RI keterlibatan pelajar sebagai liaison officer  dalam kegiatan even internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah telah sering dilakukan dan juga sekaligus juga untuk memberikan pengalaman kepada para siswa.

“ Keterlibatan para siswa sebagai liaison officer atau LO ini juga sudah pernah dilakukan oleh kementerian pendidikan pada acara pertemuan tahunan Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan di Asia Tenggara atau dikenal dengan SEAMEO , dimana dalam even tersebut dilibatkan juga siswa-siswa SMA yang dilatih untuk menjadi liaison officer atau LO”’, ungkap Eka

selain itu juga ini sebagai bekal atau pengalaman yang kami berikan kepada siswa agar mereka sudah punya pengalaman kedepan yang sangat baik untuk mereka khususnya saat mereka nanti diminta untuk terlibat mengikuti even-even internasional nantinya”, ungkap Eka.

 Eka juga meminta agar para siswa yang nantinya akan ditunjuk untuk menjadi LO dalam even IMT-GT agar dipersiapkan oleh pemerintah daerah. Persiapan khususnya terkait Informasi mengenai kondisi geografis, potensi lokal, budaya lokal Bangka Belitung, objek –objek pariwisata yang ada di Bangka Belitung diungkapkan Eka merupakan beberapa pengetahuan dasar yang perlu dibekali oleh para siswa yang nantinya akan ditunjuk sebagai Liaison Officer pada pertemuan IMT-GT.

“ Seperti hari ini kami dari pihak kemenlu hari ini mencoba memberikan pengenalan mengenai apa itu LO juga terkait tugas-tugasnya, bagaimana menjadi seorang LO, dan tentunya siswa ini juga perlu dibekali dengan informasi mengenai Bangka Belitung untuk dipromosikan intinya mereka harus dibekali dengan pengetahuan tentang Bangka Belitung dan tentunya juga mengenai etika menjadi LO itu seperti apa, selain juga mereka perlu dibekali dengan pengetahuan umum tentang negara – negara asia tersebut, ungkap Eka.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung Muhammad Ali dimana para siswa yang akan dipilih untuk menjadi Liaison Officer akan dibekali dengan berbagai persiapan selain bekal pelatihan mengenai dunia LO yang dilakukan dalam pelatihan hari ini.

salah satu persiapan kita untuk siswa yang akan terlibat nanti dalam pelaksanaan pertemuan IMT-GT nanti seperti hari ini kami mengundang narasumber dari pihak KEMENLU untuk menjelaskan kepada mereka mengenai apa itu LO dan tugas-tugasnya, etika menjadi LO itu seperti apa dengan kata lain bahwa pelatihan ini sebagai pengenal bagi mereka untuk mengetahui tugas dari Liaison Officer’”, ungkap Ali

Ali juga mengungkapkan bahwa selain pelatihan, para siswa yang akan dipilih untuk menjadi Liaison Officer pada pertemuan IMT-GT juga akan dibekali dengan pengetahuan umum mengenai Bangka Belitung dan informasi teknis mengenai tugas selama acara berlangsung.

“ Bahwa siswa-siswa yang mengikuti pelatihan LO hari akan dibekali dengan pengetahuan dan informasi pengetahuan umum mengenai Bangka Belitung, selain juga mengenai bahasa yang akan mereka sampaikan kepada tamu-tamu yang akan datang”, ungkap Ali

 

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
stevani
Fotografer: 
stevani