30 Ranmor Terjaring Razia

Toboali – Sebanyak 30 kendaraan bermotor (ranmor) terjaring razia, di Air Gegas, Rabu (26/5/2015). Pasalnya sejumlah kendaraan tersebut melanggar administrasi pajak kendaraan bermotor. Razia menjaring pengendara yang menunggak pembayaran pajak, kendaraan bermotor bernomor polisi luar daerah dan kendaraan bermotor belum balik nama.

Regina Isabel Santana Kepala Seksi Penyusunan Program, Pengendalian dan Evaluasi Pajak DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, pengguna kendaraan bermotor yang terlambat membayar pajak diberikan surat pernyataan untuk segera melunasi pajak kendaraan. Pemberitahuan (notice) pajak akan diberikan kepada Samsat yang tertera untuk dikoordinasikan.

“Pengguna kendaraan bermotor bernomor polisi luar daerah yang beroperasi di Bangka Belitung lebih dari tiga bulan, harus segera memutasikan kendaraan dengan nomor polisi daerah Bangka Belitung,” tegasnya, Rabu (26/5/2015).

Rencananya, operasi gabungan antara DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, DLAJJ, Polres Bangka Selatan, Satpol PP dan Jasa Raharja kali ini berlangsung selama dua hari. Terhitung tanggal 26 hingga 27 Mei 2015, pengendara di wilayah Kabupaten Bangka Selatan disarankan melengkapi dokumen ranmor, sehingga perjalanan tidak terhambat.

Operasi rutin ini dilaksanakan setiap tahun bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Lebih jauh ia mengatakan, kendaraan yang masih menggunakan nomor polisi daerah luar, hanya digunakan sementara di daerah Bangka Belitung. Selain itu, pengguna kendaraan harus memiliki surat keterangan jalan yang bisa diurus di Kepolisian Daerah Bangka Belitung.

“Setiap pengguna kendaraan bermotor yang kepemilikannya tidak sesuai identitas, sebaiknya segera melakukan balik nama agar mempermudah pembayaran pajak selanjutnya,” tegasnya.

Sumber: 
DPPKAD Babel
Penulis: 
Adinda Chandaralela
Fotografer: 
Lisia Ayu Andini
Editor: 
Huzari