35 UMKM Terima Sertifikat Halal

Toboali – Sebanyak 35 UMKM se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan sertifikat halal. Pembagian sertifikat secara merata dan masing-masing lima UMKM di kabupaten/kota mendapatkan sertifikat tersebut. Program Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan LPPOM MUI ini bertujuan mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bangka Belitung.

Pembagian sertifikat langsung dilakukan Yuswandi A Temenggung Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat malam resepsi peringatan HUT 16 provinsi di Pantai Nek Aji Toboali Bangka Selatan. UMKM yang mendapatkan sertifikat ini merupakan pelaku usaha berprestasi. Karena ke depan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencanangkan destinasi wisata kuliner halal.

Lima perwakilan UMKM penerima secara simbolis sertifikat di antaranya, Yuliani pelaku usaha kemplang panggang "Yuli 88", Listie Seliong pelaku usaha Getas "Salai", Haslinda pelaku usaha Empyang "Linda", Rika Wari pelaku usaha "RM ZNR" dan Yetti  pelaku usaha  "RM Yetti Cafe and Resto".

Jhon Tuahdi Saragih Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, pemberian sertifikasi halal dapat membantu dan mendorong UMKM menyambut MEA. Sebab sertifikat halal menjadi salah satu syarat agar UMKM mampu bersaing di pasar MEA. Untuk itu semua produk makanan dan pakaian harus memiliki sertifikasi halal.

"Kita berupaya mendorong serta memotivasi UMKM agar lebih kreatif, sehingga mendapatkan penghargaan secara nyata dari pemerintah," kata Jhon saat ditemui di Pantai Nek Aji, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa malam (22/11/2016).

Dinas Koperasi dan UMKM mengimbau pengusaha besar dan UMKM yang mampu segera membuat sertifikasi halal. Jhon mengatakan, UMKM yang ingin memperoleh sertifikat halal dapat langsung datang ke MUI Bangka Belitung. Untuk memperoleh sertifikat halal setidaknya memakan waktu sekitar sebulan, dimulai dengan kegiatan sosialisasi oleh tim sertifikasi halal.

Kemudian, kata Jhon, tim audit memeriksa kelengkapan berkas dan selanjutnya datang ke lokasi. Jika telah diproses tim audit, lalu hasilnya dikirimkan ke MUI. Biaya pembuatan sertifikat bervariasi, untuk wilayah Pangkalpinang sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta. Sedangkan untuk Kabupaten Belitung berada sekitar Rp4 jutaan.

“Dinas Koperasi dan UMKM provinsi menentukan UMKM berprestasi setelah mendapatkan rekomendasi dari kabupaten dan kota. Dinas Koperasi dan UMKM berharap dapat bekerja sama dengan universitas dan LSM untuk mencari minat bakat seseorang untuk menjalankan usaha. Ini upaya menumbuhkan embrio UMKM baru,” tegasnya.

 

UMKM Berprestasi Tahun 2016

  • Kategori Usaha Mikro

UMKM "Gurih" pemilik Daddi asal Bangka Tengah dengan nilai 86,85

UMKM "Sirup Nanas Wija" pemilik Hj Mariani asal Bangka Tengah dengan nilai 86,55

UMKM "Usaha Pak Umar" pemilik Yuliana asal Bangka dengan nilai 85,64

  • Kategori Usaha Kecil

UMKM "CV Putri Gading Cempaka" pemilik Dedy M asal Belitung dengan nilai 91,63

UMKM "IKM Rizky Syahir" pemilik Jumika asal Bangka Selatan dengan nilai 89,66

UMKM "RM Dapur Sakato" pemilik Syahrial asal Belitung dengan nilai 88,91

 

 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Suci Lestari
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra