7 Pelajar AIESEC Berbagi Ilmu di SMAN 1 Pangkalpinang.

PANGKALPINANG - Tujuh Pelajar  Association For The International Exchange of Studen in Economics and Commerce (AIESEC) tahun 2017, berkunjung dan berbagi ilmu di SMAN 1 Pangkalpinang melalui Talkshow yang juga diisi oleh Ketua PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi Rosman, Selasa (01/08/2017).

Ketujuh pelajar ini berasal dari China, USA, Armenia, Egypt, Morroco, Turki dan Korea, selama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ketujuh pelajar ini akan menetap di rumah warga sekitar selama tiga puluh hari sampai dengan tanggal 30 Agustus 2017.

AIESEC merupakan organisasi Internasional untuk para pemuda yang membantu mengembangkan potensi kepemimpinan mereka dan organisaai ini menjadi organisaai terbesar di dunia dengan dikuti oleh 133 negara didunia yang didirikan di Amsterdam.

Menurut Gubernur, yang dalam hal ini diwakili oleh Haryoso Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Babel, pemuda adalah generasi penerus yang diharapakan dapat melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa dan negara sebagaimana yang telah diperoleh dan dikembangkan oleh generasi terdahulu.

Kegiatan ini juga merupakan wadah bagi generasi muda untuk dapat mengembangkan potensi kepemimpinan, mengembangkan budaya lokal dan daya tarik wisatawan serta peran pemuda  didesa wisatawan, serta memberikan masukan kepada pemerintah desa untuk meningkatkan peran pemuda dalam melestarikan budaya lokal dan mendukung kunjungan wisatawan ke daerah wisata, menjadi ambasador diluar negeri untuk menjalankan proyek sosial dan bertanggung jawab dan memiliki semangat tinggi meneruskan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia.

Sementara Ketua PKK, sekaliagus Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj.Melati Erzaldi berharap dengan adanya pelajar ini dapat memotivasi kepada masyarakat, Orang tua, dan pelajar, untuk terus belajar.

"Mudah-mudahan bisa termotivasi jangan jadi katak dalam tempurung lihat dunia luar, pelajar ini ada dari  china ,maroko tpi mereka kuliah diluar dan memberanikan diri dengan bermodalkan bahasa ingris, bahasa alat bantu kita di seluruh dunia", papar Ketua PKK.

Sementara itu Merve pelajar dari Turki, mengaku merasa senang selama berada di Babel, masyarakatnya sangat ramah dan selalu tersenyum, selain itu Babel juga memiliki cita rasa masakan yang pedas hampir sama dengan Turki.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani/Suci Lestari
Fotografer: 
Suci Lestari