Ada Tiga Pesan Pamungkas Mendagri, Kata Wagub Ini Poin-Poinnya

PANGKALPINANG -- Sedikitnya terdapat tiga pesan pamungkas ingin disampaikan Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat peringatan Hari Otda ke XXII. Poin to poin pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah di Halaman Kantor Gubernur Babel, Rabu (25/4/2018).

Pertama, kata Wagub Abdul Fatah, integritas dan etika profesionalisme bagi para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan daerah dalam implementasi dan otonomi daerah merupakan hal yang harus dikedepankan. Mendagri tak pernah berhenti mengajak dan menekankan ke seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk senantiasa mengedepankan nilai dasar revolusi mental.

Nilai dasar revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong. Wagub Abdul Fatah melanjutkan, poin kedua menjadi perhatian dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Untuk itu reformasi birokrasi agar terus dilakukan, baik di bidang kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Semua itu menjadi kunci keberhasilan dalam mengimplementasikan kebijakan otonomi daerah dan masih perlu terus ditingkatkan. Sedangkan poin ketiga, kata Wagub, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing perekonomian daerah harus terus menjadi priotitas utama.

"Ini menjadi prioritas utama kebijakan di semua level pemeritah daerah. Selain itu, tahun ini ada dua peristiwa besar dan penting. Pertama bagian dari agenda politik nasional," kata Abdul Fatah.

Tahun ini tepatnya tanggal 27 Juni 2018, pilkada serentak digelar di 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Wagub mengingatkan agar seluruh ASN menjaga netralitas selama pilkada berlansung. Sebab pemerintah tidak akan sungkan memberi sanksi tegas jika ASN coba-coba menjadi timses, jurkam atau memfasilitasi kampanye calon.

Jadikan pilkada ini sebagai kontestasi ide dan gagasan, bukan ajang saling serang dan hujat. Ia menambahkan, perbedaan selama pilkada sebagai penguat bukan jadi alat pemecah belah. Peristiwa penting kedua yakni, gelaran Asian Games ke 18 pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang. Kegiatan ini berlangsung di beberapa daerah seperti, Jakarta, Palembang.

"Namun terdapat beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukug seperti Lampung, Jawa Barat dan Banten. Sepanjang Asean Games, mata seluruh Asia bahkan dunia akan berpaling ke Indonesia. Pemeritah mohon doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia agar event besar ini berlangsung lancar dan sukses," kata Wagub.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Diskominfo
Editor: 
Irwanto