AEC Menyatukan Pembangunan Wilayah Sumatera

Aceh – Rakor Gubernur se Sumatera di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (12/5/2015) mencoba menyatukan langkah meningkatkan peran Pulau Sumatera dalam kebijakan ASEAN Economic Community (AEC). Sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan jalan tol Sumatera yang sudah disepakati pada 30 April 2015 yang lalu.

“Selain itu, tujuan utama lain perlu dirumuskan meliputi, mendorong peningkatan struktur dan kelas jalan arteri primer dan jalan strategis nasional,” tegas Zaini Abdullah Gubernur Aceh.

Tak hanya itu. Ia mengatakan, perlu juga mengawal pembangunan jaringan interkoneksi dan pembangkit listrik Sumatera, mendorong pembangunan prasarana dan sarana pelabuhan dalam rangka percepatan realisasi program tol laut yang telah dicanangkan Presiden RI, menguatkan pengembagan ekonomi wilayah berbasis kelautan dan perikanan di kawasan barat Indonesia, melakukan eksplorasi sumber-sumber energi baru dan terbarukan secara terus menerus sebagai sumber energi alternativ dan ramah lingkungan.

“Melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi sektor pertanian serta diversifikasi produk pangan dalam upaya pencapaian swasembada pangan, meningkatkan daya saing SDM, terutama di bidang keterampilan dan kompetisi profesi, memperkuat pengawasan terhadap kelestarian lingkungan melalui pencegahan kebakaran hutan serta perusakan lingkungan demi terjaminnya kelangsungan ekositem dan pencegahan bencana alam,” paparnya.

Aceh berada di ujung Sumatera mempunyai potensi sangat besar dalam mendukung perekonomian Pulau Sumatera. Ia menjelaskan, potensi tersebut di antaranya, melalui sektor kelautan dan perikanan. Saat ini Aceh melakukan pengembangan kawasan Lampulo, Banda Aceh. Diharapkan menjadi salah satu kawasan industri perikanan terbesar di Sumatera.

Selain itu, ungkap Zaini, pembangunan jalan tol dan pembangunan infrastruktur kereta api Aceh diharapakan bisa sampai Lampung. Sehingga ada koneksi perekonomian warga Sumatera, harus ada optimalisasi pelabuhan bebas Sabang sebagai kawasan investasi masa depan pulau Sumatera, perlu dukungan tentang rencana pembangunan terowongan di jalan Pantai Barat Aceh, di Gunung Geureutee.

“Pembangunan terminal dan regasifikasi gas LNG Arun di Aceh Utara yang dilanjutkan dengan pipanisasi gas Arun hingga Belawan. Ini harus dijadikan sebagai instrumen percepatan perekonomian di Pulau Sumatera,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi