AIESEC Kembali Ke Babel Dengan Project Bertajuk Wonderfull Bangka Belitung

PANGKALPINANG - Mahasiswa AIESEC kembali ke Bangka Belitung dengan peserta dari 7 (tujuh) negara diantaranya Belanda, Spanyol, Maroko, Algeria, India, Mexico, Mesir. 3 (tiga) mahasiswa AIESEC asal Indonesia dan 2 (dua) mahasiswa asal Universitas Bangka Belitung akan mendampingi selama kunjungan.

Seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya, Gubernur Babel menyambut hangat para mahasiswa asing ini. Menurutnya, kunjungan musim ini, peserta akan lebih lama berada di Kabupaten Bangka Selatan.
“Akan ada beberapa event di Bangka Selatan seperti Toboali City on Fire, kalian bisa mengikuti rangkaian acara ini dan berkunjung ke titik-titik Geopark di Babel”, Ungkap Erzaldi saat audiensi dengan para mahasiswa AIESEC di Ruang  Rapat Tanjung Pendam, Kamis (05/07/2018).

Berbeda dengan kunjungan sebelumnya, para mahasiswa AIESEC yang memiliki latar belakang jurusan yang sama yaitu bisnis dan marketing akan mengerjakan sebuah project yang terfokus dengan pengembangan bisnis pariwisata. “Nama Project ini adalah Wonderfull Bangka Belitung”, ungkap Vivian, mahasiswa asal Universitas Pajajaran yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua AIESEC Indonesia bidang kedatangan mahasiswa asing yang sedang magang di Indonesia sekaligus tergabung dalam project ini.

Ditemui usai berfoto bersama Gubernur Babel diruang kerja Gubernur, Vivian juga mengatakan bahwa timnya akan berada di Babel selama 2 (dua) bulan. Project ini sendiri akan berlangsung mulai 7 Juni hingga 31 Agustus 2018.

Hasil yang dikeluarkan Project ini dalam bentuk laporan yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Dalam pengerjaannya, tim akan terbagi menjadi beberapa bagian, seperti tim Leader atau ketua, Digital Marketing yang membuat konten-konten untuk media sosial, Product Innovation yang akan mencari produk lokal yang bisa dikembangkan pemasaran dan packagingnya agar mampu keluar dari pasar Bangka, Tourism Development fokus fungsinya pada pengembangan pariwisata.

“Kami maunya, komunitas masayarakat sendiri yang akan mengelola potensi daerah, bukan investor yang datang dan mengelola”, harapnya.

Ferdian, Kepala Bidang Pemuda Diskepora Babel dalam pertemuan, menyampaikan bahwa pihak pemerintah sesuai arahan Gubernur, akan mendukung project mahasiswa AIESEC ini. Salah satu bentuk dukungannya adalah menyiapkan Homestay di Pulau Lepar, Pongok dan Kelapan Bangka Selatan sebagai tempat tinggal mereka selama 2 (dua) bulan kedepan.
“Kami bersama pemda Bangka Selatan akan sangat mendukung project ini”, ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Fitra