Akreditasi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Babel

SUNGAILIAT - Sekretaris Daerah (sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung DR. Yan Megawandi, meminta kepada Komisi Akreditasi Rumah Sakit Jiwa apa yang belum terselesaikan dapat di kaji kembali sebagai bahan Evaluasi. Pernyataan tersebut di ungkapkan Sekda Yan Megawandi pada acara Penilaian Akreditasi Pelayanan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (28/04/2017) di ruang Rapat Rumah Sakit Jiwa Provinsi Babel di kota Sungailiat.

Sekda Yan megawandi menanggapi apa yang menjadi keinginan Ketua Komisi Akreditasi Rumah sakit dr. Hanun Ematyaswati, secara umum bagaimana Pemerintah Provinsi mengevaluasi Direktur dan memfasilitasi sesuai dengan standart rumah sakit jiwa, dikatakan Yan megawandi desain Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) berbeda, memang Rumah Sakit Jiwa berdiri sebelum terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Seperti yang di impikan oleh Almarhum Gubernur Eko Maulana Ali menjadi rumah sakit bertaraf bintang lima, dan dari awal memiliki start yang berbeda.

Namun dengan perkembangan saat ini dipandang perlu bersama-sama mengevaluasi model yang di kembangkan, diakui dirinya mulai memperhatikan Rumah Sakit Jiwa Provinsi ini sejak disebut sebut oleh Andrea Hirata di buku Novel.

Menurutnya tiga aspek yang di ungkapkan tim Komisioner akreditasi menyangkut pelayanan, manajemen dan fasilitas yang menjadi acuan utama rumah sakit ini dapat dijadikan PR dan tenggang waktu untuk memperhatikan dan sebagai pengawalan selaku perwakilan pemilik rumah sakit untuk mendorong pihak yang terkait.

“Termasuk DPRD harus mendapat penjelasan. Skenario ini di pikul bersama-sama, Komisi IV DPRD saat ini menjadi andalan karena di dalamnya terdapat aspek pendidikan dan kesehatan”, ungkapnya.

Di akhir perjumpaan Sekda Yan Megawandi meminta kepada Komisi Akreditasi Rumah sakit Jiwa, apa yang belum terselesaikan dapat di kaji kembali sebagai bahan Evaluasi.

Hadir dalam acara tersebut, dr.Hanun Ematyaswati surveyor manajemen, dr.Heri pujiono surveyor Medis, dr.Enny Herawati surveyor Keperawatan, Direkur Utama dr. Heru dan Perwakilan para dokter lainya. (MA)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Muhammad Anshori
Fotografer: 
Muhammad Anshori