Anugerah Pangripta Nusantara 2013 Untuk Bangka Belitung

Jakarta – Provinsi Bangka Belitung menerima penghargaan dari kementerian PPN/Bappenas Anugerah Pangripta Nusantara 2013 untuk kategori Pratama, dikarenakan meraih prestasi di bidang perencanaan pembangunan. Hal ini merupakan prestasi yang sangat baik, mengingat proses penilaian yang dilakukan ada tiga tahap, penilaian tahap pertama, yaitu terhadap dokumen RKPD 2013, penilaian tahap kedua mengenai proses penyusunan RKPD 2013, dan tahap ketiga penilaian terhadap presentasi dan wawancara dengan kepala Bappeda Provinsi .

Penyerahan anugerah disampaikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana, dan acara ini digelar bersamaan dengan acara penutupan pra Musrenbangnas  tahun 2013, yang diadakan di Hotel  Bidakara Ruang Birawa, Jalan Jendral Gatot Subroto, Kav 71-73, Pancoran Jakarta Selatan pada hari Senin tanggal 29 April 2013.

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nazalyus sangat berterimakasih kepada seluruh SKPD yang telah melakukan kinerja yang baik dan yang telah bekerja sama, karena penghargaan ini merupakan penghargaan bersama untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepada seluruh komponen yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Ini merupakan suatu tanda yang baik, yang artinya kita telah bisa menyusun suatu perencanaan dengan aturan main dan ketentuan ketentuan yang berlaku, seperti RPJMD, keterkaitan antar dokumen, RKPD. Dan apapun yang kita lakukan harus terukur,” ujar Nazalyus.

Nazalyus menerangkan, bahwa penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara 2013 yang masuk dalam kategori Pratama, adalah untuk daerah yang tingkat kompleksitas dan jumlah penduduknya belum padat, dan memiliki tingkat kemampuan APBD yang baik. Karena seperti yang kita ketahui, jumlah penduduk Bangka Belitung hanya 1,3 juta  dan itu berbeda dari provinsi yang sangat besar dan padat seperti Surabaya, yang masuk dalam kategori Utama.

Selanjutnya beliau mengatakan, bahwa untuk saat ini yang menjadi fokus pembangunan bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu terwujudnya Provinsi yang mandiri, maju, adil, berdaya saing berbasis potensi lokal melalui pengembangan sinergitas konektivitas pedesaan dan perkotaan.

Dan menurut beliau, ada lima misi dan tiga belas program prioritas, dimana salah satunya adalah satam emas, yaitu satu miliar untuk tiap kecamatan dengan target pembangunan efektif, yang adil dan selaras.

Kemudian, dengan mendapatkan penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara ini, beliau berharap dapat menjadi satu motivasi kepada pemerintah provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik lagi. Karena perencanaan yang baik, bisa menjamin 50% keberhasilan, “Kita harus ingat, perencanaan tanpa aksi akan menjadi sia-sia, tapi aksi tanpa rencana pun hasilnya fatal, jadi dua-duanya harus dilaksanakan. Ada kata pepatah yang bijak, if you fail to plan, you plan to fail, kalau gagal membuat rencana, sama dengan merencanakan kegagalan.” Tutup Nazalyus.(K5/TMC)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo