Aspek Keamanan Alasan Utama Investor Untuk Berinvestasi

PANGKALPINANG - Saat ini iklim investasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat kondusif. Hal tersebut disampaikan oleh Syahrudin Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum, Politik saat acara sosialisasi pedoman kerja BKPM -Polri tentang jaminan keamanan berinvestasi di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai pada Rabu (04/07/1018).

Sebelumnya di Istana Negara pada Februari 2016 lalu, Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan Kepolisian Republik Indonesia telah menandatangani pedoman yang berisi berisi tentang koordinasi perlindungan dan keamanan bagi dunia usaha untuk mendukung kegiatan investaai di Indonesia.

"Dengan adanya kerjasama antara BKPM RI, Polri, Polda dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat saling bekerjasama mengatasi permasalahan investasi dan gangguan kemananan yang dihadapi para investor," harap Syahrudin .

Lebih lanjut Syahrudin mengharapkan kerjasama ini dapat memberikan jaminan keamanan investasi dan dapat merealisasikan investor untuk berinvestasi di Provinsi Bangka Belitung.

Menurut Brigadir Jenderal (Pol) Triyanto, pasti ada rentetan kejadian dan peristiwa serta permasalahan di sektor investasi. Oleh sebab itu pemerintah harus turun tangan untuk menjebatani setiap permaslahanan tersebut.

"Kunci utama dalam berinvestasi yakni kemanan dan kepastian hukum, dan kepastian hukum menjadi ujung tombak dengan kemananan terjamin," ungkap Triyanto.

Polri telah merevolusi diri untuk memberikan pelayanan publik yg baik dan peningkatan profesionalisme dalam hukum.  Peran Polri dalam mendukung investasi yakni memberikan kepastian hukum,  tidak ada tebang pilih,  pengayoman dan perlindungan masyarakat.   Kerjasama antar Pemerintah, BKPM, Polri dan Polda dalam mendukung terlaksana investasi tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi tentang situasi keamanan, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jenderal (Pol) Syaiful Zachri mengungkapkan selama tiga tahun ini  tidak ada permasalahan serius yg memerlukan penanganan khusus dan penyelesaiannya juga dapat diatasi dengan baik.

"Tidak ada permasalahan yang luar biasa, ini berkat kerjasama TNI Polri dan  solidnya masyarakat serta tokoh agama yang membantu mensosialisasikan gerakan sadar hukum kepada masyarakat," ungkap Kapolda.

Untuk mengamankan investasi di Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda menjelaskan di Bangka Belitung memiliki satu lembaga Kepolisian Daerah dengan tujuh Kepolisian Resor serta  37 Kepolisian Sektor.

Adapun upaya yang telah dilakukan Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung adalah mengedepankan proses administrasi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, selanjutnya bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi. "Selain itu Polda melakukan pengawasan operasi pasar dan melakukan pemberantasan aksi pungutan liar, premanisme serta melakukan tindakan tegas terhadap para mafia yang mengganggu iklim investasi," ujar Kapolda.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani (Pranata Humas DPMPSTP)