Babar dan Bangka Rebut Tiga Gelar Juara

PANGKALPINANG - Sanggar seni dari Kabupaten Bangka Barat (Babar) dan Kabupaten Bangka berhasil merebut tiga gelar juara pada ajang Festival Seni Tradisi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2014 yang digelar di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang pada 26-27 November 2014. Tiga gelar yang diraih Babar masing-masing sanggar seni Pandan Wangi yang meraih juara pertama campak dan juara ketiga dambus. Serta sanggar Panglima Angin yang berada di peringkat kedua festival rudat. Sedangkan Kabupaten Bangka berdasarkan hasil rapat dewan juri berhasil menduduki peringkat pertama di cabang dambus melalui penampilan sanggar seni Al Sona. Dua gelar juara lainnya disumbangkan sanggar seni Warisan Sepintu Sedulang (juara 2 campak) dan sanggar Al Bardoh (juara 3 rudat). Sementara Kabupaten Belitung Timur, Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah masing-masing merebut dua gelar juara. Dari tujuh kabupaten/kota se Bangka Belitung, hanya Bangka Selatan yang tidak mengirimkan utusan pada festival yang bertema "Aktualisasi Budaya Tradisi Masyarakat Serumpun Sebalai". Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dengan harapan dapat meningkatkan prestasi dan mengembangkan kreatifitas seni tradisi Babel. "Kepada sanggar seni yang belum berhasil meraih juara hendaknya tidak patah semangat dan terus meningkatkan kemampuan," kata Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Kholil, ketika menutup festival, Kamis (27/11/2014) malam. Diingatkan gubernur, upaya mengembangkan seni budaya merupakan apresiasi dalam menangkal pengaruh global yang dapat mengikis kearifan lokal. Padahal seni tradisi merupakan hasil karya budaya yang muncul dari proses peradaban masyarakat, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki corak multikultural. "Keberadaan berbagai suku dan tradisi membentuk masyakat multikultural di Bangka Belitung yang tumbuh dari berbagai proses asimilasi. Dan kondisi ini memiliki peran besar dalam pembangunan," ujar Gubernur. Gubernur juga berharap penyelenggaraan event seni budaya sebagai warisan budaya tak benda, dapat terus dibenahi lebih baik lagi dalan meningkatkan partisipasi masyarakat dan pengembangan oleh pelaku seni tradisi. Bahkan pengajaran di sekolah-sekolah dapat berkesinambungan agar para pelajar sebagai generasi penerus mengenal serta memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya sendiri. Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Festival Seni Tradisi Bangka Belitung 2014 Engkus Kuswendar menyatakan sebanyak enam kabupaten/kota mengirimkan 22 grup keseniannya untuk tampil di ajang festival. Kegiatan penutupan malam itu dimeriahkan penampilan barongsay Tri Lion serta hikayat Amang Ikak berjudul "Tanjuk Pelita" oleh Ikhsan Mokoginta. Dalam hikayat yang menyedot perhatian tamu dan undangan, Ikhsan mengeluhkan kondisi listrik yang masih sering mengalami pemadaman. Dirinya mengharapkan para pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mengatasi permasalahan listrik di Babel. (reni/nata/ism) Para Pemenang Festival Seni Tradisi Bangka Belitung 2014 Cabang Rudat 1. Sanggar Nur Fajar Kabupaten Bangka Tengah 2. Sanggar Panglima Angin Kabupaten Bangka Barat 3. Sanggar Al Bardoh Kabupaten Bangka Campak 1. Sanggar Seni Pandan Wangi Kabupaten Bangka Barat 2. Sanggar Seni Warisan Sepintu Sedulang Kabupaten Bangka 3. Sanggar Serai Wangi Kabupaten Belitung Timur Dambus 1. Sanggar Seni Al Sona Kabupaten Bangka 2. Grup Dambus Tanjung Bunga Kota Pangkalpinang 3. Sanggar Seni Pandan Wangi Kabupaten Bangka Barat Rebana 1. Grup Rebana Al Khoiriyah Kota Panglalpinang 2. Sanggar Anggrek Kabupaten Belitung Timur 3. Grup Rebana Al Hikmah Kabupaten Bangka Tengah (sumber: Dewan Juri Festival Seni Tradisi Bangka Belitung Tahun 2014)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Reni | Nata | Ismail
Fotografer: 
Reni | Ismail
Editor: 
Ismail