Babel Ikut Serta Dalam Peparpenas VIII Tahun 2017 Di Solo

PANGKALPINANG - Sebanyak 10 (sepuluh) atlet penyandang disabilitas Bangka Belitung akan dikirim ke Kota Solo, Jawa Tengah untuk mengikuti Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) ke VIII Tahun 2017. Bertempat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pangkalpinang, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suharto pada hari Jumat (03/11/2017) memberikan pembekalan sekaligus melepas kontingen yang akan berangkat Senin (06/11/2017).

Dalam pengarahannya, Suharto mengatakan bahwa para atlet tersebut akan berlaga di Kota Solo selama 1 minggu, terhitung tanggal 8 hingga 14 November 2017. "Anak-anak akan didampingi oleh tim dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama berada di Solo. Saya berharap anak-anak dapat memperoleh prestasi dalam Peparpenas," kata Suharto.

Atlet yang akan bertanding akan mengikuti berbagai cabang olahraga, yaitu 2 (dua) orang atlet untuk cabang olahraga renang, 5 (lima) orang atlet untuk cabang olahraga atletik, 1 (satu) orang untuk cabang olahraga boche, 2 (du) orang untuk cabang olahraga catur dan akan didampingi 5 (lima) orang pelatih. Atlet-atlet ini berasal dari SLB Negeri Pangkalpinang, SD Negeri 33 Pangkalpinang dan dari SD MAN Pangkalpinang.

Seluruh atlet tersebut dibina mulai dari awal tahun dengan latihan rutin dan melalui Training Camp (TC). Selanjutnya dipilih atlet terbaik dari seluruh atlet disabilitas untuk mewakili Bangka Belitung. Atlet terbaik yang terpilih menyesuaikan kuota kontingen yang diberikan Kemenkepora untuk Bangka Belitung.

Sudarsono, Pelaksana Pembinaan Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa kuota atlet setiap provinsi untuk Peparpenas sudah ditentukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Kuota kontingen Bangka Belitung hanya 10 (sepuluh) orang untuk tahun 2017," jelas  Sudarsono.

Lebih lanjut dikatakan Sudarsono, selama pelaksanaan Peparpenas pembiayaan sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian Kepemudaan dan Olahraga. Selain itu pendampingan pembiayaan juga berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp