Babel Usulkan Peningkatan Jalan Nasional

Aceh – Interkoneksi ruas jalan antar provinsi menjadi perhatian sinergis pembangunan wilayah Sumatera. Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan, sehingga terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pelabuhan. Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi provinsi terdekat dengan Babel diharapkan dapat memperbaiki fasilitas jalan wilayah Tanjung Api-Api.

Hasanaudin Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan masalah jalan dan jembatan dengan Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi provinsi terdekat. Diharapkan agar dilakukan peningkatan ruas jalan antara Palembang dengan Pelabuhan Tanjung Api Api, sehingga pelabuhan tersebut dapat mengakomodir penumpang setiap waktu.

“Untuk itu, di Mentok akan dibuat dermaga yang jalan nasional larinya ke arah barat. Selanjutnya ada pelabuhan di Tanjung Berikat serta Tanjung Batu. Adanya pelabuhan tersebut mampu mempersingkat waktu tempuh antara penyeberangan dari Bangka ke Belitung,” katanya saat diwawancara babelprov.go.id, di Hotel Hermes Palace, di Banda Aceh, Selasa (12/5/2015).

Sarjulianto Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, untuk mendeteksi pasang surut dan tinggi gelombang DKP telah memiliki alatnya. Alat tersebut bermanfaat membantu BMG dalam mendeteksi gelombong dan pasang surut air laut, sehingga ketika gelombang tinggi ada pemberitahuan.

“Saat ini DKP telah memiliki tujuh alat pendeteksi. Empat alat tersebut untuk wilayah Pulau Bangka dan tiga alat lainnya untuk wilayah di Belitung,” jelasnya.

Keberadaan alat ini bermanfaat membantu stakeholder seperti BMG. Ia menambahkan, alat ini dapat mendeteksi curah hujan, arus air dan angin. Untuk wilayah Sumatera, hanya Bangka Belitung memiliki alat tersebut. Provinsi Kepulauan Riau sangat antusias menanyakan kegunaan alat ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan sudah mewanti-wanti mengenai kasus illegal fishing. Ia menegaskan, untuk wilayah Bangka Belitung pengawasan secara intensif dilakukan Lanal dan Polair. Saat ini DKP belum mempunyai kapal pengawasan, namun telah menyurati kementerian untuk meminta bantuan dua kapal pengawasan dengan panjang 12 meter berkekuatan 30 gross ton.

“80 persen wilayah Bangka Belitung merupakan daerah perairan, jadi hanya 20 saja daratan. Tahun 2015 ada tidak ada kasus llegal fishing. Tahun 2014 akhir terjadi llegal fishing  di perairan Bangka Tengah. DKP harus kerja sama dengan kejaksaan dan memiliki PPNS. Saat ini ada tiga PPNS bersertifikat, idealnya DKP memiliki delapan sampai sepuluh PPNS,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi