Badan Kesbangpol Babel Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial

Pangkalpinang -  Untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman, diperlukan sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat. Selain itu peranan pemerintah juga sangat diperlukan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman. Maka diperlukan kerjasama yang baik antara TNI/Polri dan Pemerintah Daerah supaya fokus dalam menciptakan suasana yang kondusif.

Sebagai upaya penguatan fungsi terpadu penanganan konflik sosial, Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Bellitung menyelenggarakan Rakor Penanganan Penguatan Fungsi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Hotel Bangka City, Pangkalpinang pada Rabu (10/05) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Tarmin, M.Si.

"Kita sangat menyadari faktor kerusuhan sosial akan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sosial. Maka pertemuan ini sangat diperlukan sebagai upaya mengurangi konflik sosial di kemudian hari. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap dalam Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017 Tingkat ProvInsi/ Kota, kita dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif dalam upaya mengantisipasi konflik sosial yang akan terjadi. Provinsi Bangka Belitung merupakan daerah yang aman dari konflik, karena itu saya yakin tidak akan terjadi konflik-konflik sosial disini", ujar Drs. H. Tarmin, M.Si.

Menurut Tarmin, peran Pemerintah Daerah dalam menjaga dan memelihara ketentraman dan ketertiban menjadi tugas penting yang tidak boleh ditinggalkan supaya dapat tercapai kondisi Bangka Belitung yang aman dan kondusif.  Untuk itu seluruh pihak yang terlibat diharapkan saling berkomunikasi untuk membangun sinergitas daerah supaya tetap terkendali.

Tarmin menyatakan kondisi di Bangka Belitung sangat kondusif, sehingga pada tahun 2016 Pemerintah Pusat memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Babel sebagai peringkat ke - 9 terbaik dalam hal pelaporan kinerja tim terpadu penanganan konflik sosial 2016. Penghargaan tersebut sebagai indikator dan pembuktian bahwa Pemerintah Daerah telah bersinergi untuk menjaga komunikasi dan koordinasi dalam upaya mencegah konflik sosial.

"Daerah Babel sangat aman dan kondusif dimana Pusat mengapresiasi kinerja pelaporan tim terpadu, namun kita tetap waspada karena bagaimanapun potensi gangguan konflik sosial tetap ada. Maka semua pihak harus tetap menjaga koordinasi dan sinergitas serta memperhatikan betul bentuk-bentuk konflik sosial yang ada di lingkungan kita sekecil apapun", terang Tarmin.

Pertemuan ini diikuti 33 (tiga puluh tiga) orang pengurus tim terpadu, Selain dihadiri Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini juga dihadiri Kepala BIN Provinsi Kepulauan Bangka belitung, Asisten Intel Kajati, Perwakilan Kementerian Pertahanan dan Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin