Badan Penanggulan Bencana Daerah Pangkalpinang Laksanakan Pelatihan Simulasi Land Rescue

Pangkalpinang – Jumat pagi (24/11/2017) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang melaksanakan upacara penutupan pelatihan dan simulasi Land Rescue bagi anggota Satuan Reaksi Cepat (SRC) yang dilaksanakan di Pantai Pasir Padi, Air Itam. Pada acara penutupan upacara tersebut Walikota Pangkalpinang M. Irwansyah bertindak sebagai inspektur upacara serta turut hadir Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Deden, Forkopimda.

Sebelum upacara dimulai, acara tersebut dibuka dengan simulasi Badan Penanggulan Bencana Daerah dalam melakukan penyelamatan evakuasi korban tenggelam di pantai Pasir Padi. Tampak berbagai adegan yang dimulai dari langkah pelaporan, melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, hingga evakuasi dilakukan dengan penuh cekatan dalam menghadapi bencana oleh Satuan Reaksi Cepat.

Dalam sambutannya Irwansyah mengapresiasi Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Deden dan juga para instruktur yang telah memberikan pelatihan kepada tim BPBD Kota Pangkalpinang. Ia bernostalgia saat pertama kali BPBD Pangkalpinang baru terbentuk tiga hari sebelum banjir besar yang melanda kota pada tahun lalu.

“Saat itu BPBD masih baru terbentuk, sehingga masih minim keahlian atau keterampilan. Namun pada pagi ini saya melihat simulasi dari BPBD dan saya merasa bersyukur,” ujarnya.

Pembentukan BPBD ini merupakan upaya dalam menanggulangi dan mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi di daerah.

“Sebagai abdi negara kita senantiasa siap memberikan dukungan kemanusiaan yang ada di lingkungan sekitar kita, mari kita tekadkan semangat yang kuat untuk menjadi yang terdepan,” ujar Irwansyah.

Irwansyah pun memberi semangat dan motivasi kepada para personil BPBD kota Pangkalpinang yang berjumlah 40 personil yang dilatih oleh Tim SAR Pangkalpinang untuk selalu menguatkan para korban.

“Kita harus menguatkan para korban,” ujar Irwansyah penuh semangat.

Selain itu Irwansyah juga  menyampaikan akan mengumpulkan RT/RW dan seluruh instansi terkait untuk menyamakan persepsi dalam kesiapan menanggulangi musibah yang mungkin akan terjadi. Lebih jauh Irwansyah menyampaikan bahwa pada awal tahun 2018 akan dilaksanakan pendidikan dan pelatihan kepada para personil BPBD Pangkalpinang dibawah bimbingan TIM SAR Pangkalpinang selama 15 (lima belas) yang berjumlah 150 jam.

“Kita ingin daerah kita dipersiapkan secara matang agar dapat meminimalisir jumlah korban dengan bekal pengetahuan yang dimiliki. Saya minta ilmu yang telah didapat agar dicamkan dengan baik dan dapat diimplementasikan,” tutup Irwansyah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo