Bangka Belitung Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Kemah Rohis Se-Indonesia Tahun 2018

Tanjungpandan - Bangka Belitung ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan Kemah Rohis se-Indonesia Tahun 2018, yang akan digelar pada hari Selasa, (6/11/2018) hingga Sabtu (10/11/2018) bertempat di Tanjung Pandan Belitung. Peserta Kemah Rohis tersebut diikuti sekitar 1300 peserta yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

Selain ditunjuk sebagai tuan rumah Kemah Rohis Tahun 2018, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah menghadiri malam ramah tamah Simposium Kerukunan Umat Beragama, yang dihadiri pula Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, Bupati Belitung dan Belitung Timur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi/Daerah beserta pejabat eselon I dan II Kementerian Agama RI, yang berlangsung di Pandan House, Tanjung Pandan Belitung, pada hari Senin (5/11/2018) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ditunjuk sebagai tuan rumah berlangsungnya acara Kemah Rohis se Indonesia tahun 2018 melalui perjalanan panjang serta adanya kepercayaan dari pemerintah pusat.

"Ini adalah perjalanan panjang,dan dikemas sedemikian rupa. Paling tidak, bagaimana kita membangun suatu kepercayaan dari tatanan pemerintah pusat, sehingga provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipercaya dan ditunjuk menjadi tempat berlangsungnya acara Kemah Rohis se Indonesia tahun 2018 ini," ujar Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur berharap melalui kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan pariwisata maupun kebudayaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada para peserta Kemah Rohis se Indonesia tersebut.

Sementara itu, Penghulu Fungsional di Kementerian Agama Kabupaten Belitung Wilayah Tanjung Pandan, Ucu Sibromilsi berharap akan adanya kebersamaan yang dapat terbina di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung."Kebersamaan tersebut merupakan harapan dari Menteri Agama sehingga dapat terbina toleransi dan kasih sayang antar sesama. Selain itu tidak terjadi gesekan-gesekan antar umat beragama di Bangka Belitung yang dapat memecah belah persatuan bangsa," jelas Ucu.

Ia menjelaskan, selain pelajar MAN dan pondok pesantren, Kemah Rohis ini juga diikuti oleh para pelajar SMA/SMK se-derajat. Menurut Ucu kemah Rohis diselenggarakan supaya dapat mewujudkan generasi penerus yang berakhlak mulia secara keseluruhan dan dapat menjadi pemimpin yang berakhlak, beriman serta bertanggung jawab.

"Babel sedang mengembangkan sektor pariwisata sebagai unggulan yang dapat menggerakkan perekonomian. Namun, harus ada antisipasi jika ada hal-hal yang menuju ke arah negatif dengan cara memperkuat keimanan kita," jelasnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan Kemah Rohis ini para generasi muda akan dapat membangun Kepulauan Bangka Belitung. "Dengan keimanan  dengan keimanan yang kuat dihatinya, diharapkan kegiatan seperti ini bisa diambil manfaatnya, dan tidak melupakan kewajiban sebagai umat yang beragama," katanya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Indra Pablo Inradio