Bangka Belitung Masuk Dalam Rencana Proyek Pengembangan Green City IMT –GT

Pangkalpinang - Dalam pertemuan IMT GT ke-23, kerjasama pengembangan green city yang meliputi pengembangan wilayah perkotaan yang layak huni, ramah lingkungan, kompetitif secara ekonomi dan sejahtera secara sosial, menjadi isu utama yang didukung dan di dorong oleh semua negara IMT(Indonesia Malaysia Thailand).

Terkait hal tersebut, Gubernur kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyambut baik rencana dari pertemuan IMT GT yang mengusulkan Bangka Belitung sebagai salah satu perwakilan dari negara Indonesia, untuk bergabung kedalam pengembangan kerjasama green city.

Apresiasi Gubernur atas diusulkannya Bangka Belitung dalam rencana proyek pengembangan green city IMT GT adalah untuk mendukung kebijakan pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan Bangka Belitung. Dengan adanya inisiatif kerjasama pengembangan green city ini, juga sekaligus mewujudkan pengembangan kota berkelanjutan (Sustainable Urban Development).

“Karena konsep green city yang ditawarkan dalam pertemuan IMT GT merupakan peluang yang harus kita manfaatkan dan dikedepankan, ini juga sejalan dengan kebijakan daerah yang mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan,” jelas Gubernur.

Gubernur menjelaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memilih wilayah Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu pilot project ( proyek percontohan) dari kerja sama pengembangan green city. Branding kota Muntok yang telah dikenal sebagai kota heritage menjadi satu faktor yang melatarbelakangi dipilih untuk masuk dalam rencana proyek percontohan green city IMT GT.

“Dalam agenda pertemuan dengan Gubernur se-Sumatera, sudah saya sampaikan kepada Bupati Bangka Barat Bapak Parhan Ali bahwa kota Muntok diusulkan masuk dalam rencana proyek green city. Usul tersebut untuk mendukung Muntok sebagai kota heritage,” jelas Gubernur.

Antusias pengembangan green city, juga disampaikan oleh delegasi negara-negara IMT GT yang telah membuat perencanaan wilayah-wilayah di negara mereka untuk dijadikan kota green city.

“Pengembangan green city mendapat dukungan dari negara-negara IMT GT. Songkhla dan Hat Yai (Thailand), Melaka untuk negara Malaysia yang sudah lebih dulu menjalankan proyek green city. Kedua negara tersebut mendorong Indonesia untuk masuk dalam kerja sama pengembangan green city,” jelas Gubernur.

“Dan inisiatif kerja sama yang ditawarkan tersebut merupakan strategi untuk pengembangan pariwisata. Bahkan sudah ada beberapa daerah di Sumatera yang sudah ikut serta pada inisiatif tersebut seperti Medan dan Batam yang mewakili negara Indonesia,” tambahnya.

Selain kerjasama pengembangan green city, Gubernur juga mengungkapkan beberapa kemungkinan kerjasama IMT GT yang akan diikuti oleh Bangka Belitung seperti Partnership Tourism (kerja sama bidang pariwisata), Connectivity (pembangunan proyek konektivitas di kawasan IMT GT), dan Human Resource (pengembangan sumber daya manusia) melalui University Network.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani / Khalimo
Fotografer: 
Khalimo