Bangka Belitung Siap Hadapi Idul Adha 1438 H

PANGKALPINANG - Menghadapi Idul Adha 1438 Hijriah, Kepolisian Daerah dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Video Conference bersama Kepala Kepolisian RI, Menteri Perhubungan RI, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan dan jajaran terkait. Pelaksanaan Video Conference tersebut berlangsung di Ruangan Video Conference Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu pagi (23/08).

Kepala Kepolisian RI, Jenderal (Pol) M. Tito Karnavian menyampaikan bahwa video conference yang diselenggarakan ini adalah untuk mengantisipasi lebaran Idul Adha 1438 Hijriah yang diperkirakan akan jatuh pada hari Jum'at tanggal 1 September 2017. Kapolri berpandangan bahwa ada kemungkinan masyarakat akan mudik dan berlebaran di kampung halaman mereka masing-masing serta memanfaatkan libur panjang selama 4 (empat) hari. Untuk itu diperlukan pertemuan bersama untuk merapatkan barisan agar ada satu persepsi dalam menghadapi situasi lebaran Idul Adha 1438 Hijriah.

"Kita diapresiasi secara baik oleh masyarakat karena keberhasilan menjaga keamanan, ketertiban, serta mengendalikan harga pangan ketika Idul Fitri 1438 Hijriah yang lalu karena adanya komunikasi yang lancar diantara stakeholder. Untuk itu harapan kita semua adalah antisipasi terhadap permasalahan yang muncul ketika pelaksanaan Idul Adha 1438 Hijriah dapat diatasi," kata Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan bahwa kegiatan yang selalu dilakukan umat muslim seperti takbir keliling, Shalat Idul Adha, pemotongan hewan kurban dan pembagian hewan kurban kepada masyarakat agar dapat diatur lebih tertib di daerah. Dan untuk mengantisipasi kemacetan, terutama di Pulau Jawa, agar dapat dikurangi termasuk titik-titik bandara dan pelabuhan yang kemungkingan besar akan terjadi lonjakan penumpang untuk dapat diantisipasi.

Ketika menjelaskan kebutuhan pangan, Kapolri berharap agar di daerah dapat terus dilakukan pemantauan harga pangan pokok agar harga tetap stabil. "Kita harus tetap terus melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan instansi lain, baik dalam tindakan preventif maupun penegakan hukum," tegas Kapolri.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyatakan kesiapan sektor perhubungan dalam mengantisipasi arus mudik di beberapa titik bandara, pelabuhan dan stasiun. "Kementerian Perhubungan memperkirakan di Pelabuhan Merak - Bakauheni, Bandara Soekarno - Hatta dan Stasiun Gambir akan mengalami lonjakan penumpang yang akan mudik ke kampung halaman. Dan untuk Brebes Exit kita akan berkoordinasi secara insentif dengan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian agar ada upaya buka tutup dan pengalihan arus kendaraan di sekitar daerah tersebut," terang Budi.

Kemudian Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono menyampaikan bahwa dukungan infrastrukur jalan nasional sangat baik. Dan sebagai upaya peningkatan kualitas jalan, Kementerian PUPR telah mengusulkan agar ada pembangunan dan rehabiitasi jalan/jembatan pada jalur utama dan jalur alternatif (tol).

Ketika diminta tanggapan, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigadir Jenderal (Pol) Drs. Anton Wahono menyampaikan bahwa kondisi Babel sangat kondusif dalam menghadapi Idul Adha 1438 Hijriah, mulai dari keamanan, ketertiban dan kebutuhan pangan. Yang perlu diantispasi adalah arus di bandara dan Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok - Bangka Barat.

"Data-data intelijen sudah ada tentang situasi di Babel. Kita akan saling berkoordinasi untuk mempermudah mengambil langkah langkah yang diperlukan. Yang menjadi fokus bersama adalah titik masuk Babel di Mentok dan Bandara, tinggal Kepala Dinas Perhubungan Babel untuk mengantisipasi. Dan untuk kebutuhan pangan tidak ada gejolak di Babel. Semua akan terlibat dalam menghadapi Idul adha 1438 Hijriah ini," harap Kapolda Babel.

Hadir dalam Video Conference tersebut adalah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo), Korem 045 / Garuda Jaya, Jasa Raharja dan Kantor Pertamina Wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ahmad Fauzan Syahzian