Bappeda Babel Bahas Tindak Lanjut Rakor Gubernur Bersama Kabupaten/Kota

PANGKALPINANG-- Ada empat hal yang akan dibahas pada Rapat Persiapan Tindak Lanjut dari Rapat Koordinasi Gubernur dengan bupati/walikota beberapa waktu yang lalu. Pertama percepatan pemasangan lampu jalan dengan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), kedua Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), ketiga Promosi Pariwisata bersama dengan tujuh kabupaten/kota dan keempat terkait Dana Bantuan (DABA).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Babel Fery Insani menjelaskan, tahun 2018, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menganggarkan sekitar Rp. 12 miliar untuk 290 titik lampu jalan dengan tenaga surya untuk enam kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Gubernur menginginkan adanya percepatan pemasangan lampu jalan, kabupaten/kota diajak untuk mengikuti skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), tapi untuk KBPU sendiri memerlukan waktu 18 bulan sampai 2 tahun, pada saat rapat nanti Pihak ESDM bisa memetakan titik mana yang akan dipasang lampu jalan. Gubernur menginginkan lampu jalan di pasang di perempatan jalan desa," kata Fery Insani pada saat Rapat Persiapan Tindak Lanjut dari Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati/Walikota di Ruang Rapat Pulau Ketawai Kantor Bappeda Babel Senin (5/2).

Pada rapat tindak lanjut nanti, pihak Dinas Kehutanan Babel diminta untuk menjelaskan ke Kabupaten/Kota tentang program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). TORA merupakan program penyediaan sumber tanah objek reforma agraria yang sebelum ada di area hutan diperuntukkan pada kriteria hutan menjadi bukan kawasan hutan.

"Pihak Dinas Kehutanan Babel nanti bisa menjelaskan ke kabupaten/kota tentang program TORA karena kewenangannya sendiri ada di provinsi. Karena itu kita perlu menginisiasi program tersebut," lanjut Fery Insani.

Untuk Promosi Pariwisata Bersama, pada tahun 2018 akan ada 125 event di Bangka Belitung, baik itu event nasional dan internasional, Fery Insani mengatakan, Gubernur Babel menginginkan promosi pariwisata bisa dilakukan bersama dengan kabupaten/kota sehingga promosi gencar dilakukan.

Terkait DABA, Fery Insani menjelaskan, untuk DABA sudah ada angkanya dan sudah dialokasikan per-Kabupaten/Kota.

"Dasar penentuan DABA ketika kita melakukan klarifikasi di Kabupaten/Kota, pada saat kita melakukan survei ke kabupaten/kota, ini sudah tetapkan dan dianggap sudah clear berdasarkan rapat Badan Anggaran yang dilakukan pada Jumat kemarin," katanya.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Babel, Budiman Ginting yang ikut dalam Rapat Persiapan Tindak Lanjut dari Rapat Koordinasi Gubernur dengan bupati/walikota menambahkan beberapa hal. Pemberian DABA akan diinventarisir dan tidak sekaligus pemberiannya ke Kabupaten/Kota. Untuk sistem pencairan pencairan akan dilakukan secara secara bertahap sesuai dengan capaian.

"DABA, akan diperiksa lengkap atau tidak usulannya, apabila tidak lengkap akan di tolak karena tidak memenuhi persyaratan. Apabila sudah lengkap akan diberikan DABAnya karena untuk DABA sendiri pertanggungjawaban masih di Provinsi," katanya

Menurut Budiman Ginting promosi pariwisata bisa dilakukan seperti promosi di sandaran kursi pesawat udara dan di majalah yang ada di pesawat udara yang isinya akan memuat event pariwisata yang ada di kabupaten/kota.

"Dinas Pariwisata Babel menghitung dulu berapa dana yang dibutuhkan, kemudian disampaikan ke kabupaten/kota, sehingga bisa dibagi dana yang dibutuhkan dan ini bisa dilaksanakan di anggaran mendahului APBD Perubahan," katanya.

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya (Pranata Humas Bappeda Babel)
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Irwanto