Bappeda dan PLN Gelar Pertemuan Bahas Kebutuhan Listrik Investasi KEK

PANGKALPINANG  -  Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama PT PLN Wilayah Babel mengadakan focus group discussion (FGD), Senin (29/10/2018) di ruang pertemuan Tanjung Kelayang Kantor Gubernur.

FGD ini dilaksanakan untuk pemetaan dan proyeksi rencana usaha penyediaan tenaga listrik oleh PT PLN Wilayah Babel terhadap dukungan investasi dan dukungan pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bangka Belitung,

General Manager PLN Wilayah Babel, Abdul Muchlis, mengungkapkan, saat ini pasokan dan  kebutuhan listrik untuk rumah tangga dan non rumah tangga sudah terlayanai dengan maksimal. Bahkan pasokan listrik untuk saat ini bisa dikatakan surplus, dan tingkat rasio elektrifikasi di Pulau Bangka dan Belitung sudah terpenuhi dengan capaian 106 persen yang mencakup elektrifikasi kebutuhan rumah tangga dan non rumah tangga.  

“Bisa kami sampaikan ( red: PLN) di Pulau Bangka dan Belitung untuk rasio elektrifikasi sudah  mencapai 106 persen yang terbagi antara pemenuhan listrik untuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan listik untuk pelanggan non rumah tangga. Jadi hampir semua sudah dialiri listrik bahkan kami menyediakan layanan sambungan listrik yang cepat dengan estimasi waktu 2-5 hari sudah  bisa tersambung," ungkap Abdul Muchlis .

Ditambahkan Abdul Muchlis, bahwa pemenuhan akan posokan aliran listrik yang telah dilakukan oleh PLN  selain untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga dan non rumah tangga, juga menyedia sambungan listrik di desa- desa yang sudah tersambung dengan infrastruktur listrik.

“Elektrifikasi kedua kita lihat dari sisi rasio desa berlistrik dimana hampir semua desa sudah ada sambungan listrik bahkan ke depan kami berencana akan membangun insfrastruktur sambungan listrik di beberapa pulau-pulau di Babel,” ujarnya.

Melihat daripada tingkat elektifikasi layanan dasar listrik yang telah terpenuhi dan adanya surplus atas pasokan listrik yang dimiliki oleh PT PLN, saat ini kata Abdul, pihaknya siap menyediakan pasokan listrik untuk kebutuhan invenstasi khususnya rencana investasi pada kawasan ekonomi khusus (KEK)

“Adanya surplus pasokan listrik, maka kami siap untuk mendukung rencana investasi di Babel ini. Untuk itu  kami membutuhkan data dan informasi dari Pemda mengenai rencana investasi apa saja yang akan dilakukan di Babel dalam kaitannya dengan rencana usaha penyediaan pasokan listrik sehingga kami pun bisa menghitung apakah listrik saat ini mencukupi atau perlu adanya penambahan,” tegas Abdul.

Sementara itu Fery Insani, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyambut baik apa yang telah dilakukan dan akan dilakukan PLN Wilayah Babel dalam mendukung investasi di Babel.

Menurut Fery, sudah ada investor yang tertarik untuk berinvestasi di Babel yang itu tentunya perlu dukungan dari pasokan listrik oleh PLN. “Dari data yang masuk melalui Dinas PTSP sudah ada beberapa investor yang rencananya akan melaksanakan investasi di Babel. Kita pun menawarkan kepada investor mengenai investasi pembangunan pabrik CPO di Babel ini,” katanya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Mamaq