Belajar dari Kartini, Gubernur Babel Ajak Kaum Perempuan untuk Anti Hoax

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokominda) melaksanakan kegiatan Menari Bersama dan Fun Walking dalam rangka Memperingati Hari Kartini sekaligus mensosialisasikan Gerakan Anti Hoax, Minggu (15/4) di Taman Bayangkara Babel Bhay Park.

Ikut meramaikan kegiatan ini adalah Ibu-Ibu Penggerak PKK Kepulauan Bangka Belitung, Persit Kartika Candra, Bhayangkari, Ikatan Istri Karyawan Timah, Anggota Kepolisian Daerah Babel, Pelajar dan warga sekitar. 

Yang tidak biasa dari peringatan Hari Kartini sebelumnya yaitu para ibu yang hadir menggunakan pakaian adat melayu tetapi menggunakan sepatu kets. Sebab dalam rangkaian acara, peserta harus mengikuti tarian dan fun walking mengelilingi Babel Bhay Park milik bhayangkara yang beberapa waktu lalu diresmikan.

Tarian Tongin Fangin Jitjong yang melambangkan kebersamaan dan tarian maumere adalah tarian yang dipilih untuk ditarikan bersama Gubernur Babel, Erzaldi Rosman yang didampingi istri, Ibu Melati Erzaldi serta Jajaran Forkominda beserta istri.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Ibu Melati sempat membacakan puisi yang begitu inspiratif, Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu ‘belajar dari kartini’.

“Selamat Hari Kartini," dengan lantang diucapkan Ibu Melati Erzaldi di akhir puisinya yang membuat tegun seluruh peserta yang hadir. 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dalam sambutannya yang didampingi jajaran Forkominda  sempat menyampaikan betapa Kartini pada masa nya berani bersuara tentang hak yang asasi dan hakiki sebagai anak manusia serta membebaskan dan melepaskan kaum perempuan dari belenggu marginalisasi dan diskriminasi atas nama tradisi.

“Perjuangannya menginspirasi dan mengilhami kaum perempuan untuk meningkatkan kualitas diri, prestasi dan dedikasi serta saling menghargai," tegas Erzaldi Rosman.

Tidak hanya itu, Gubernur Babel yang selalu mendukung peran Ibu Melati Erzaldi sebagai istri yang dalam tugasnya memimpin  PKK Babel, mengajak untuk meningkatkan kesejahteraan Ibu melalui program KKDK. “Belajar dari Kartini juga, kita harus mensosialisasikan Anti Hoax untuk kita bersama ketahui bahwa sistem hoax begitu berpotensi memecah belah,"  ujarnya seraya berharap para ibu selektif membedakan berita yang hoax dan tidak. 

Peringatan Hari Kartini juga digandeng dengan sosialisasi Anti Hoax dengan harapan bahwa sosialisasi secara terus menerus ini dapat menyadarkan masyarakat akan berita-berita Hoax. Selain itu, gerakan Anti Hoax ini juga ditandatai dengan penandatanganan deklarasi Anti Hoax sebelum melangsungkan Fun Walking di Babel Bhay Park. 

“Saya bersama Kapolda, Danrem, Danlanal, Dirut PT Timah dan unsur pimpinan lain yang hadir di sini mengajak untuk kita bersama-sama cairkan kebencian, kita hormati kemajemukan dan kita obati keberagaman," tukasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Irwanto