Beltim Tawarkan Agenda Wisata Budaya Lokal

Jakarta – Strategi Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mempromosikan potensi wisata mendapat banyak perhatian pengunjung Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) ke-13 tahun 2015, di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (15/5/2015). Beltim tak hanya menawarkan destinasi wisata, pasalnya agenda pariwisata bernilai budaya lokal menjadi salah satu produk unggulan.

Helly Tjandra Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur mengatakan, guna menarik wisatawan telah menentapkan agenda pariwisata 2015 berkaitan dengan nilai-nilai budaya lokal seperti, penyelengaraan kegiatan Beltim fish festival, festival bekarang, dayung rakit mempaya, Beltim wonderful gebyar merah putih, atraksi ritual sembayang rebut dan tour de Beltim.

“Ada juga agenda selamatan Kecamatan Simpang Pesak dan kegiatan budaya Maras Taun. Banyak pengunjung menanyakan objek wisata apa saja dapat dikunjungi di Belitung Timur serta mengenai transportasi dan akomodasi,” ungkap Helly saat ditemui di Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) ke-13 tahun 2015, di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (15/5/2015).

Anugrah Gusta Prima Koordinator Pameran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan, dalam even ini mengikutsertakan instansi pariwisata kabupaten/kota se Bangka Belitung. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mempromosikan sektor wisata dan ekonomi kreatif di masing-masing kabupaten/kota.

“Kami mengikutsertakan kabupaten/kota mulai dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur. Kabupaten Bangka Tengah ikut stand Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, sedangkan Kabupaten Bangka Barat tidak ikut kegiatan ini,” ungkap Anugrah.

Selain bersinergi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata seluruh kabupaten/kota, jelas Anugrah, Disbudpar juga bekerja sama dengan maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia. Selama event ini, pengunjung yang membeli tiket Garuda Indonesia mendapatkan harga murah.

Pantuan babelprov.go.id promosi wisata budaya juga gencar dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Tengah. Kabupaten ini menghadirkan pembuatan kain cual. Tak sedikit pengunjung mendokumentasikan proses pembuatan kain cual dengan cara merekam dan mengambil foto. Sedangkan di stand Kabupaten Bangka Selatan menampilkan batu akik jenis kinyang.

Agus Setyawan salah seorang pengunjung yang bekerja di Harian Kompas mengatakan, tertarik melihat proses pembuatan kain cual. Sebab kebanyakan stand hanya membagikan brosur, pamflet dan menawarkan produk-produk lainnya. Kurang lebih tiga daerah memvisualkan secara langsung cara pembuatan hasil produk kreatifnya di pameran ini.

“Gak perlu jauh-jauh, cukup di pameran ini kita bisa dapat datanya," ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Reni
Editor: 
Huzari