Bersama dalam Mendidik Anak

Pangkalpinang--Pentingnya pendidikan anak sejak  dini akan memberikan pengaruh  besar bagi perkembangan dan kehidupan anak pada masa datang. Untuk itu tugas memberikan pendidikan pada anak, bukan hanya tugas individual melainkan tugas kolektif antara orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.

"Kesuksesan atau keberhasilan seseorang tidak datang secara instan, tapi melalui proses pendidikan. Untuk itu tanggung jawab pendidikan ini dilakukan secara bersama," kata Soleh saat membuka pendidikan dan pelatihan  (Diklat) yang dilaksanakan Yayasan  Khoiru Ummah Babel di LPMP Babel, Jumat (14/9).

Sayangnya menurut Soleh, cukup banyak dari masyarakat atau orang tua yang menganggap bahwa pendidikan anak itu tanggung  jawab  guru atau  sekolah. 

"Pendidikan bagi anak itu tanggung jawab yang utama ada di orang tua. Guru yang ada di sekolah hanya membantu. Tapi pandangan sebagian orang selama ini, pendidikan anak itu diserahkan kepada sekolah. Untuk mari kita ubah pandangan seperti ini," ujar Soleh di depan peserta Diklat yang diikuti oleh guru PAUD dan orang tua.

Dia menambahkan, oang tua hendaknya tiada henti mengikuti perkembangan anaknya agar anak terhindar dari hal yang negatif.  Kondisi perkembangan teknologi informasi dengan banyaknya penggunaan gawai, tentunya orang tua harus lebih bijak lagi dalam mendidik anaknya.

"Perkembangan anak-anak kita harus kita ikuti. Untuk itu harus ada ekosistem yang baik di sekolah dan di rumah. Orang tua pun harus bijak ketika harus memberikan gawai kepi anaknya," katanya.

Menurut Soleh, Pemerintah Provinsi selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Babel dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. Pemprov Babel melalui Dinas Pendidikan memberikan memberikan beasiswa kepada lulusan SMA/SMK yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi  yang ada di dalam dan luar Babel bahkan ke luar negeri. Tujuannya, agar kualitas SDM di Babel semakin meningkat sehingga mereka yang berkualitas ini lah yang nantinya akan memajukan Babel. 

"Kita juga berupaya meningkatkan kualitas guru, sebab guru yang berkualitas maka akan tercipta siswa yang berkualitas. Dan menjadi guru sangat mulia karena tugas dan tanggung jawab begitu besar. Ikhlas lah dalam mendidik anak," ungkapnya.

Sementara Ketua Yayasan Khoiru Ummah, Fakhrudin Halim, menyampaikan Diklat  yang mengusung tema "Kunci sukses melahirkan generasi cerdas dan sholih" bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dan orang tua bagaimana mendidik anak.

"Dalam mendidik anak tidak hanya dilakukan sekolah atau orang tua saja, namun harus bersama-sama," tegasnya.
Dia mengatakan, Khoiru Umah Babel saat ini terus mencetak generasi tanggung yang soleh. 
"Melalui PAUD Khoiru Umah kita berupaya menanamkan nilai-nilai akidah dan Tahfiz Quran sehingga di Babel tumbuh generasi yang cerdas, tangguh dan soleh," ungkapnya.
Fakhruddin Halim

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mammaq
Fotografer: 
Mammaq