Cara Cepat Memicu Pengembangan KEK Pariwisata, Ini Strateginya 

BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman giat mendorong pengusaha sawit untuk ikut membangun pembangkit listrik tenaga biogas. Pasalnya kebutuhan listrik terus meningkat, terutama bagi kepentingan pengembangan KEK pariwisata. Sedikitnya 1,5 MW daya dibutuhkan satu hotel berbintang.

Setiap pengusaha perkebunan sawit yang mempunyai pabrik pengolahan sawit, bisa membuat Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Gubernur Erzaldi mengatakan, jika kemitraan antara pengusaha dengan pihak PLN berlangsung baik, selanjutnya PLN memberikan dukungan tentunya ketersediaan listrik di Bangka Belitung menjadi lebih baik. 

Untuk mengundang investasi masuk ke Bangka Belitung, tegas Gubernur Erzaldi, terlebih dahulu harus membuktikan ketersedian listrik memang betul-betul besar dan cukup. Contohnya pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang membutuhkan banyak energi listrik.

"Insya Allah, Mei ini KEK ditandatangani. Artinya, Agustus sudah mulai ada pembangunan. Kemudian tahun depan sudah ada hotel beroperasi," kata Gubernur Erzaldi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Senin (14/5/2018).

Hal senada dikatakan GM PLN Wilayah Babel Abdul Muis. Menurutnya, jika selama ini menggunakan diesel sekarang mulai beralih. Bahan bakar diesel masih tergantung dari luar Babel, begitu juga dengan batu bara. Lain halnya dengan pembangkit listrik biogas, bahannya ada di daerah ini.

PLN akan terus mensupport pengembangan pembangkit listrik tenaga biogas ini. Ia menjelaskan, sekarang sudah ada lima lokasi pembangkit mensuplai listrik ke PLN dan yang sedang dalam persiapan oparasional ada dua pembangkit. Ini kebijakan pemerintah ingin memperbanyak pembangunan pembangkit menggunakan biogas.

"Untuk pembangkit di Belitung ada kelebihan daya sekitar 30 MW. Beban pembangkit 70 MW, sementara yang terpakai baru sekitar 40 MW. Jumlah ini akan ditambah jika ada investor yang ingin berinvestasi di Belitung," kata Abdul.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Huzari