Cegah Masalah Gizi Pada Anak Sekolah di Daerah Terpencil, Pemprov Gelontorkan Program Bantuan PMT-AS

PANGKALPINANG-- - Berbagai upaya untuk mencegah dan mengentaskan masalah kesehatan khususnya terkait dengan penyediaan kecukupan asupan gizi bagi anak-anak yang tinggal di daerah terpencil terus dilakukan oleh pemerintah.    Pemberian program bantuan bantuan penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) dengan sasaran siswa sekolah dasar yang berada di daerah terpencil merupakan salah satu bentuk program yang digelontorkan oleh pemerintah provinsi secara berkelanjutan guna memberikan kecukupan asupan gizi pada anak-anak.

Hal ini sebagaimana yang dijuga diungkapkan oleh gubernur Erzaldi Rosman dalam sambutannya pada acara rakor terkait penyaluran bantuan PMT-AS pada Selasa (13/2)  yang disampaikan oleh Haryoso selaku Asisten  Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Acara rakor juga dihadiri oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa , Yuliswan serta Ketua tim penggerak PKK Babel, Melati Erzaldi Rosman. 

“Tujuan diadakannya pemberian program bantuan PMT–AS ini adalah untuk mencegah dan atasi masalah kekurangan energi protein serta meningkatkan ketahanan fisik pada anak, dengan memberikan bantuan penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) pada daerah tertinggal dan perbatasan sekaligus dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu pendidikan dalam rangka mendukung program kerja pemerintah yaitu pengentasan kemiskinan," ujar gubernur.

Penyediaan makanan tambahan anak yang kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin ditegaskan gubernur dalam sambutannya kepada stakeholder penerima dan pelaksana bantuan PMT-AS, harus terkandung dalam makanan yang akan dikonsumsi oleh para siswa, tegas Gubenur .

“Meskipun makanan yang disediakan dalam program PMT-AS walaupun sifatnya  tambahan, namun saya himbau harus memenuhi persyaratan-persyaratan harus bergizi seimbang, beragam dan aman untuk dikonsumsi, mengandung nutrisi mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang asalnya dari makanan lokal," tegas gubernur.

Arahan mengenai pentingnya kandungan nutrisi dan vitamin pada  makanan yang akan dikonsumsi oleh anak melalui program PMT-AS,  juga disampaikan oleh Ketua tim penggerak PKK provinsi kepulauan bangka belitung, Melati Erzaldi Rosman dalam memberikan pengarahan kepada para kepala sekolah, kepala desa, perwakilan puskesmas dan perwakilan PKK yang terlibat langsung dan mengelola program PMT - AS memberikan arahan terkait formulasi dan  kandungan asupan gizi makanan yang layak dikonsumsi oleh anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Babel Melati Erzaldi Rosman menyuarakan dan berharap agar program pemberian bantuan penyediaan makanan tambahan bergizi dan kaya akan nutrisi yang menjangkau anak-anak yang berada di daerah terpencil menjadi program prioritas pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota hingga tingkat desa, mengingat besarnya dampak akibat dari permasalahan gizi pada anak.

“Menurut data yang ada, bahwa ada 80 titik desa tertinggal di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dari 309 desa, dan saya ungkapkan ini, karena saya harapkan dan himbau bahwa kondisi ini menjadi perhatian kita semua, baik kami dari PKK selaku mitra pemerintah maupun pemerintah daerah baik pemerintah provinsi maupun yang ada di kabupaten bersama untuk mengatasi hal ini," ujar  Melati.

Program bantuan penyediaan makanan tambahan anak sekolah  akan diberikan kepada 540 siswa sekolah dasar yang tersebar di enam wilayah kabupaten mencakup SDN 11 BAKAM – Kabupaten Bangka; SDN 8 Simpang Pasak Desa Batu – Kabupaten Belitung Timur, SDN Negeri 13 Air Gegas –Kabupaten Bangka Selatan; SDN Negeri 4 Badau –Kabupaten Belitung; SDN 5 Lubuk Besar –Kabupaten Bangka Tengah serta SDN 14 Tempilang –Kabupaten Bangka Barat. Adapun pemberian makanan tambahan pada siswa sekolah dasar diberikan secara berkelanjutan selama enam bulan dibawah pengawasan badan pemberdayaan masyarakat desa.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Sentosa (Pranata Humas Biro Humas dan Protokol Sekda)
Editor: 
Irwanto