Darmansyah: Diklatsar Satpol PP Penting!

Pangkalpinang – Pendidikan dan Pelatihan Dasar Polisi Pamong Praja (Diklatsar Satpol PP) penting! Sebab dengan mengikuti diklatsar dapat menambah pengetahuan dan wawasan anggota. Hal ini mengingat peranan penting, strategis Satpol PP dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Demikian dikatakan Darmansyah, Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka kegiatan Diklatsar Satpol PP, Senin (17/11/2014). Kegiatan diklatsar kali ini diikuti 45 peserta yang merupakan staf berstatus PNS dari Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Satpol PP kabupaten/kota.

“Anggota akan mendapatkan materi berupa pengetahuan dasar kepamongprajaan, keterampilan dasar kepamongprajaan serta sikap dan perilaku kepamongprajaan,” jelasnya.

Rencananya kegiatan pelatihan ini akan berlangsung hingga 1 Desember 2014. Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2010 tentang Satpol PP Pasal 16 huruf f menyebutkan, salah satu syarat untuk diangkat menjadi Polisi Pamong Praja harus lulus pendidikan dan pelatihan dasar Polisi Pamong Praja dan memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

Selanjutnya ditegaskan Permendagri Nomor 38 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Polisi Pamong Praja pasal 5 Diklat Dasar Pol PP, pola 150 JP harus diikuti PNS yang telah diangkat menjadi Pol PP di Satpol PP. Awal pelaksanaan diklatsar diadakan pre test guna mengetahui sejauhmana pengetahuan dan wawasan peserta tentang Pol PP.

Kemudian dilanjutkan dengan post test pada akhir diklat untuk memperoleh hasil evaluasi. Peserta diklatsar yang memenuhi ambang batas nilai kelulusan yaitu 70, maka dinyatakan lulus dan berhak atas STTPP. Sedangkan peserta tidak lulus diberikan kesempatan mengikuti diklatsar Pol PP sebanyak satu kali lagi sesuai Permendagri Nomor 38 Tahun 2010 Pasal 17.

Darmansyah berharap melalui kegiatan ini satpol pp semakin mapan dan profesional dalam melaksanakan tugas. Sehingga ada peningkatan kinerja Satpol PP di masa datang. Salah satu hal berisiko dalam penugasan Satpol PP adalah kecenderungan pelanggaran HAM.

“Untuk mengindari dan meminimalisir hal tersebut perlu dibekali beberapa pengetahuan teknis di lapangan," ungkapnya.

Sumber: 
Humas Satpol PP Bangka Belitung
Penulis: 
Rusmini
Fotografer: 
Rusmini
Editor: 
Huzari