Desa Mart Untuk Membangun Ekonomi Pedesaan

PANGKALPINANG--Dalam rangka untuk membangun ekonomi perdesaan, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah menginginkan desa yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun Desa Mart yang maju dengan brand sendiri yang maju dengan level kita sendiri. Hal tersebut diungkapkan dalam rapat pembahasan Desa Mart di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Bangka Belitung Jumat (2/2).

Membangun ekonomi pedesaan sejalan dengan Program Nawacita Presiden yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melakukan pembangunan model padat karya dalam melaksankan kegiatan pembangunan infratuktur dan ekonomi di desa.

“Berkaitan dengan tingkat ekonomi pedesaan Pemerintah Provinsi Babel harus mengetahui bagaimana cara memberdayakan desa yang salah satunya melalui jasa perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sektor ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa,” papar Fatah.

Abdul Fatah pun mengajak jajarannya untuk melakukan perubahan mengubah wajah desa yang memiliki kemampuan tatanan desa yang maju sehingga memiliki daya saing.

Adapun desa yang sudah membentuk desa mart adalah desa Kurau Barat yang bernama Bumdes Bepukat yang aktif pada September 2017 yang bergerak di bidang kebutuhan pokok untuk memproduksi hasil olahan ikan.

M. Yuliswan, Kepala DPMD Provinsi Babel mengatakan dari 309 desa di Babel yang sudah ada Bumdes sebanyak 165 bumdes. Dimana tujuan adanya bumdes untuk mensejahterakan masyarakat desa.

“Desa yang belum membentuk Bumdes segera membentuk karena Gubernur Babel akan memberikan stimulan ke desa,” imbau Yuliswan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ratna Kusuma Dewi (Pranata Humas Dinas PMD Babel)
Fotografer: 
Dinas Kominfo Babel
Editor: 
Irwanto