Dewan Rempah Babel Bersama Petani Diskusikan Peningkatan Produktivitas Pertanian 

Simpang Katis - Upaya peningkatan perekonomian pada sektor pertanian menjadi salah satu fokus dan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di daerah Bangka Belitung

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, SE.MM., saat melakukan Temu Lapang antara Pelaku Utama, Pelaku Usaha, Penyuluh berserta Perwakilan dari BATAN, di Kebun Lada Haji Sukri (Duk) Desa Puput, Bangka Tengah. Kamis ( 30/12/2017 )

"Dengan adanya diskusi ini, dapat dijadikan gambaran sebagai wadah untuk meningkatkan peran dan fungsi pada bidang pertanian seperti perubahan perilaku dan keterampilan petani dalam melaksanakan sistem tani berbasis teknologi tepat guna," ungkap Toni.

Petani selaku pelaku utama maupun pelaku usaha, penelitian, serta Penyuluh Pertanian mendiskusikan bersama-sama persoalan pertanian serta mengambil peranan penting di dalam penerapan teknologi baru yang telah berhasil untuk disebarluaskan kepada pelaku pertanian lainnya 

"Inilah salah satu contoh pertanian lada milik H. Sukri (Dok) yang dapat dijadikan contoh keberhasilan sektor pertanian lada di Pulau Bangka, sehingga kita dapat belajar teknik pertanian sehingga ilmu yang didapati dapat bermanfaat, " terang Toni.

Selain itu, sektor pertanian telah ditetapkan sebagai sektor unggulan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meliputi pengembangan tanaman lada, padi, serta peternakan sapi."Maka untuk menyukseskan 3 (tiga) program unggulan komoditas tersebut serta pencapaian target lima (5) tahun ke depan ditentukan oleh kerjasama kita semua," ungkap Toni.

Untuk mencapai itu semua dibutuhkan hubungan harmonisasi yang baik diantara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota serta pihak terkait dan telah disepakati bersama pada saat Rakor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bersama dengan Bupati/ Walikota se - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Sungailiat, beberapa waktu lalu.

" Target yang akan dicapai sampai tahun 2022 atas peningkatan produksi produktivitas mutu lada sebesar 53.000 ton, saat ini 32.000, jumlah sapi sebanyak 21.750 hewan, saat ini  11.5000 hewan, hasil padi 62.000 ton, sedangkan saat ini hasil padi telah tercapai 40.000 ton," papar Kepala Dinas Pertanian tersebut.

Dalam kesempatan sama, Ketua Dewan Rempah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bayo Dandari melantik sekaligus menetapkan kepengurusan Dewan Rempah Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam kesempatan tesebut Bayo Dandari mengatakan Dewan Rempah merupakan perwujudan dari keikhlasan hati dalam memberikan manfaat kepada orang lain. Di sisi lain adalah menindaklanjuti kebijakan Presiden RI, Joko - Widodo yang mengajak para petani untuk  mengembalikan kejayaan nenek moyang melalui komoditi rempah Indonesia, termasuk lada. 

 "Arahan Presiden tersebut sejalan dengan Visi Misi Gubernur yaitu melalui program unggulan sektor pertanian kita kembalikan kejayaan lada putih sebagai provinsi lada," kata Bayo Dandari.

Menurut Bayo, peran optimal pemerintah sangat diperlukan agar dapat tercapainya harapan. Oleh karena itu perlu bersinergis dengan instansi terkait seperti pengendalian dari harga lada dengan pemanfaatan sistem  Resi Gudang, meningkatkan semangat kerja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama dan mewujudkan Provinsi Babel sebagai Provinsi Beradab dan selalu mendapatkan keberkahan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Firmansyah
Fotografer: 
Erwin