Dinas KUKM Babel Siap Gelar 6 Jenis Pelatihan

PANGKALPINANG--Balai Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Babel akan menggelar enam jenis pelatihan untuk 19 angkatan. Pelatihan ini dilakukan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkoperasian dan UMKM. Kegiatan pelatihan ini akan dimulai pada April hingga Mei 2018 di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur.

Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Pelatihan Balai Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UKM, Hariyani saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. Hariyani menjelaskan enam jenis pelatihan yang akan dilaksanakan tersebut adalah dua jenis pelatihan untuk bidang koperasi dan empat jenis pelatihan untuk bidang UMKM.

“Semua pelatihan ini adalah rangkaian dari program kita di tahun 2018 dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus," jelas Hariyani.

Dua jenis pelatihan bidang koperasi antara lain pelatihan akuntasi koperasi berbasis komputerisasi dan pelatihan penilaian kesehatan koperasi. Masing-masing akan diikuti empat angkatan. Sedangkan empat jenis bidang UMKM terdiri dari pelatihan kewirausahaan sebanyak lima angkatan, pelatihan studi kelayakan usaha sebanyak dua angkatan, pelatihan desain produk kemasan dua angkatan, dan pelatihan manajeman berbasis teknologi pemasaran dua angkatan.

Hariyani menambahkan setiap pelatihan akan diikuti 30 orang peserta. Selain peserta yang berasal dari pengurus koperasi, anggota koperasi, dan pelaku UMKM, setiap pelatihan ini juga di ikuti oleh tenaga pendamping yang berasal dari kabupaten/kota tersebut. Tenaga pendamping ini akan mendampingi koperasi dan UMKM selama enam bulan.

“Dengan begitu, total jumlah peserta penerima manfaat dari pelatihan ini adalah sebanyak 570 orang peserta dan 43 tenaga pendamping,” rincinya.

Lebih lanjut ia menerangkan, seluruh peserta ini adalah perwakilan dari kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diitunjuk oleh Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten/kota. Peserta yang mengikuti ini harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Balai Koperasi UMKM.

"Untuk peserta pelatihan koperasi, syaratnya koperasi tersebut harus memiliki Nomor Induk Koperasi (NIK). Sedangkan untuk pelaku UMKM, usaha UMKM minimal telah memiliki IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil). Semua peserta juga diwajibkan membawa laptop," tukas Hariyani.

Lebih jauh Hariyani mengharapkan dengan adanya pelatihan seperti ini kualitas SDM perkoperasian dan UMKM di Babel semakin baik. Pengurus koperasi harus bisa membuat laporan akuntasi berbasis komputerisasi setalah mengikuti pelatihan.

"Setelah pelatihan, pengurus koperasi harus bisa dan memahami pembuatan dan penyusunan akuntansi berbasis komputer sehingga enam bulan pasca pelatihan mereka sudah memiliki laporan akuntansi berbasis komputer," harap Hariyani.

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto (Pramas Dinas KUKM Babel)
Fotografer: 
Dinas KUKM Babel
Editor: 
Irwanto