Dinas Pariwisata Belitung Timur Terbuka Untuk Umum Sebagai Objek Wisata Unik Ngejungak

MANGGAR – Dinas pariwisata Belitung Timur, tidak luput dari kunjungan para mahasiswa AIESEC. Para mahasiswa ini melakukan kegiatan Objek Wisata Unik Ngejungak (OWUN) dengan lokasi yang tidak jauh dari kantor Bupati, para rombongan pun berjalan kaki menuju kantor Dinas Pariwisata yang disambut oleh kadisbudpar Helly Tjandra (25/08/2017).

Kunjungan singkat ini sangat menarik, mengingat kantor Dinas pariwisata di Belitung Timur ini menawarkan hal yang berbeda dari kantor-kantor pada umumnya. “Kantor Dinas Pariwisata sangat berbeda dari kantor-kantor lainnya. Kantor ini merupakan kantor pertama yang ada di indonesia yang juga dibuka untuk pariwisata umum,” ujar Winda selaku lokal tour guide.

Dalam kesempatan tersebut winda memperlihatkan bongkahan dan biji-biji timah yang dapat dipelajari oleh para mahasiswa AIESEC tersebut yang penasaran dengan bentuk dan tekstur dari biji timah.

Selain memperkenalkan biji timah, Winda juga memperkenalkan hasil pertanian seperti lada putih yang terkenal dengan kualitasnya juga kopi manggar yang rasanya nikmat. Para peserta dapat mencium wangi lada dan kopi yang disajikan dalam sebuah toples.

Dinas pariwisata ini juga memiliki sebuah kebun binatang mini yang menjadi daya tarik para peserta ini. tampak ada buaya peliharaan dalam kandang yang kokoh, kura-kura, dan juga pemberian makan kepada tarsius bancanicus. Para mahasiswa ini tertarik untuk mencoba pengalaman memberikan makan serangga kepada tarsius.

Digedung berikutnya, terdapat tempat untuk melakukan foto 3D yang cukup populer untuk dipamerkan para pengunjung untuk dipamerkan di media sosial, yang juga terdapat hasil kerajinan tangan, dan produk-produk UMKM yang dapat dibeli oleh pengunjung.

Merve mahasiswa dari turki pun menyampaikan pada tim babelprov.go.id bahwa kegiatan selama di belitung ini Ia sangat senang, dan Ia merasa bahwa belitung cukup berkembang pariwisatanya. “sejauh ini pengalaman saya sangat menyenangkan untuk berada disini,” ujar Merve.

Para mahasiswa AIESEC ini pun mendapat bingkisan cinderamata berupa boneka monmon yang merupakan bentuk dari tarsius sebagai media promosi yang diserahkan oleh Helly Tjandra selaku Kadisbudpar kabupaten Beltim dan juga manager OWUN. (K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo