Dinas Penanaman Modal dan PTSP MoU Dengan UGM, Kaji Potensi Pariwisata Babel

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melaksanakan kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) dalam rangka Pemuktahiran Data Peluang dan Potensi Investasi Sektor Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertempat di Kantor Gubernur prov Babel, di ruang rapat Tanjung Pesona, pada hari kamis (16/3/2017).

Turut hadir Gubernur Babel Rustam Effendi, Sekda Babel Yan Megawandi, Direktur Penelitian Universitas Gajah Mada Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bangka Belitung Hj Syahfitri.

Dalam sambutannya Gubernur Babel Rustam Effendi menyampaikan, dalam rangka meningkatkan perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta memberikan informasi peluang investasi penting, maka perlu lebih digali potensi sumber daya daerah khususnya dibidang pariwisata serta mendorong tujuan penataan ruang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk kepariwisataan yang berbasis budaya lokal, heritage, bahari, serta ramah lingkungan.

“Kita berharap melalui kerja sama ini akan memberikan informasi-informasi yang akurat tentang bagaimana potensi-potensi pariwisata. Sehingga para usahawan yang ingin berinvestasi perlu diberikan gambaran tentang peluang-peluang investasi yang mungkin akan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar pariwisata yang sekarang sedang menjadi unggulan Babel, bisa tersaji dengan baik,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan kehendak pemerintah secara nasional terkait Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun Tahun 2016 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Kelayang.

Setelah acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Penanaman Modal and Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bangka Belitung dengan Direktorat Penelitian Universitas Gajah Mada, acara dilanjutkan dengan paparan dari tim penelitian Ahli Direktorat UGM dan Kabupaten/Kota yang dipandu oleh Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Drs. Muhammad Bayu.

Rafia Skamilanida Hilman selaku tim Ahli Direktorat UGM memaparkan kajian potensi sektor pariwisata Provinsi Bangka Belitung. “Pertama kali mendengar Bangka Belitung, bayangan kami adalah laskar pelangi. Tapi ternyata potensi pariwisata di Babel jauh lebih besar dibandingkan yang kita tahu. Kita jadi menyadari Keaneka ragaman wisata yang ada di Babel. Untuk menghidukan potensi wisatanya, kita perlu tahu bagaimana kita bisa mengemas pariwisata tersebut.” ungkap Rafia.

Ada beberapa tahapan yang menjadi rangkaian kegiatan tim, yaitu menyusun data base potensi investasi dan infrastruktur sektor pariwisata, dan Ia memohon masukan dari para peserta yang hadir untuk memberikan usulan objek wisata apa memiliki potensial di daerah masing-masing. “Sehingga kami bisa melakukan assessment, kira-kira mana dari sekian banyak potensi objek wisata yang paling mungkin untuk dikembangkan. Setelah ada beberapa pilihan, nanti akan mengerucut ke pilihan-pilihan yang dianggap memiliki kelayakan,” lanjut Rafia.

Dalam rangka melakukan penilaian untuk menentukan mana prioritasnya tim ahli menggunakan analisis potensi pariwisata dengan berbagai macam score, yaitu; faktor daya tarik, potensi pasar, transportasi, kondisi lingkungan, pengelolaan, akomodasi, sarana dan prasarana penunjang, juga sebaran obyek.(K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo Tabarani
Editor: 
Noviansyah