Diperkirakan Arus Mudik Terkonsentrasi di Pelabuhan Tanjung Kalian, Dishub Babel Melakukan Ini

PANGKALPINANG -- Sedikitnya terdapat empat pelabuhan di Bangka Belitung di antaranya, Pelabuhan Pangkalbalam (Pangkalpinang), Sadai (Kabupaten Bangka Selatan), Tanjung Gudang (Bangka) dan Pelabuhan Tanjung Kalian (Bangka Barat). Namun diperkirakan arus mudik akan terkonsentrasi di Pelabuhan Tanjung Kalian.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung KA Tajuddin menjelaskan, pemudik akan memenuhi pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat. Sebab pelabuhan ini menjadi pelintasan bagi pemudik yang ingin menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api.

"Masyarakat yang ada di Bangka Belitung banyak pulang ke Palembang. Sedangkan untuk Pelabuhan Tanjung Gudang, jumlah pemudik kemungkinan tidak terlalu besar. Kecuali nanti ada angkutan mudik bersama," jelas Kadishub Tajuddin saat ditemui di Kantor Dishub Babel, Senin (28/5/2018).

Menurut Kadishub Tajuddin, mudik bersama dari Jakarta rencananya akan dilakukan PT Timah. Namun mengenai mudik bersama ini, belum ada informasi pasti tempat berlabuh kapal tersebut. Ada dua kemungkinan tempat merapat kapal mudik bersama yakni, Pelabuhan Tanjung Gudang dan Pelabuhan Pangkalbalam.

Menyinggung mengenai puncak arus mudik, Kadishub Tajuddin mengatakan, diperkirakan terjadi pada H-2 lebaran atau sekitar tanggal 12 Juni. Kondisi serupa juga disinyalir bakal terjadi di H-1 lebaran. Semua ini perlu diantisipasi oleh semua unsur yang terlibat dalam pelayanan mudik lebaran.

Armada angkutan juga telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Kadishub Tajuddin menjelaskan, total armada darat berupa bus di Bangka Belitung ada sekitar 614 unit. Sejumlah armada ini tersebar di kabupaten/kota, artinya bukan hanya di Kabupaten Bangka Barat.

"Selain itu, pihak Damri telah mengajukan tambahan armada ditujukan khusus untuk melayani arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat. Jumlah tambahan armada ini ada dua hingga empat unit bus," tegas Kadishub Tajuddin.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Adi Tri Saputra