Dirgahayu TNI Ke -74, Wagub Abdul Fatah : Konsolidasi TNI /Polri Jaga Keutuhan Negara

Pangkalpinang - Detik - detik upacara perayaan Hari Ulang Tahun TNI ke -74 di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu ( 05/10/19 ) pagi, berlangsung dengan penuh khidmat

Upacara diikuti unsur TNI /Polri, Siswa, Mahasiswa, Pramuka, Organisasi Masyarakat, Satpol PP, Basarnas dan selaku Inspektur Upacara, Komandan Korem 045/Gaya  Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman

Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, Kapolda Bangka Belitung Pimpinan Tinggi Instansi Vertikal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Walikota Pangkalpinang.

Wagub Abdul Fatah saat ditemui seusai upacara menyampaikan bahwa di  dalam kita mempertahankan negara dan menjaga kedaulatan negara maka ada beberapa hal yang harus kita tanam dan bangun kembali didalam sanubari kita untuk mewujudkan TNI yang kuat dan tangguh. 

Mewujudkan TNI yang tangguh dan kuat harus mampu menunjukan program - program untuk meningkatkan konsolidasi kebersamaan antara TNI dengan Polri didalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

" Konsolidasi TNI dan Polri yang kuat akan menjaga Keutuhan NKRI di dalam berbangsa dan bernegara ," kata Wagub.

Kemudian juga Wagub berharap agar TNI dapat bersama Pemerintah Daerah didalam melaksanakan pembinaan kepada masyarakat di Bangka Belitung melalui aparatnya yang ada di masing masing kecamatan ataupun desa sebagai ujung tombak dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Sementara, Danrem 045/ Gaya membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun saat ini bertugas dan berada, beserta seluruh keluarga besar TNI mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia yang kita cintai dan banggakan bersama.

“Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang,” ungkap Panglima TNI.

Kemudian, menghadapi kompleksitas ancaman diperlukan postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
Pembangunan postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin