Diskominfo Adakan Pembekalan Penyusunan Data Statistik Sektoral bagi Tim Pojka

PANGKALPINANG --Sebanyak 33 tim pokja data statistik sektoral organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan pembekalan teknis mengenai pedoman penyusunan data statistik sektoral yang diselengarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (3/10/2018)  di ruang pertemuan Tanjung Pesona Kantor Gubernur.

Pembekalan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti evaluasi updating serta inventarisasi dan pengelolaa  data awal dengan tim pokja  data statistik OPD juga dalam rangka persiapan menuju program satu data Indonesia (SDI) data statistik, data geospasial, dan jenis data lainnya yang dihasilkan oleh instansi pemerintah yang berkenaan dengan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan.

Materi pembekalan disampaikan oleh Unit Layanan Diseminasi dan Statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aja Nasrun,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sudarman, dan Kepala Seksi Wilayah II Bidang KISP Kementerian Dalam Negeri RI, Nurhailia.

Aja Nasrun mengungkapkan, dalam penyusunan satu data Indonesia yang berbasis pada data statistik sektoral,  ditemukan sejumlah kendala diantaranya banyaknya data yang tidak saling bersesuaian antara satu instansi dengan instansi yang lain, serta format data yang dibagipakaikan tidak terbuka dan sulit diolah.

Untuk itu dijelaskan Aja Nasrun, dalam penyusuan data statistik sektoral diperlukan adanya penetapan standard dan metadata yang menjadi pedoman dalam penyusunan data statistik sektoral untuk mencapai kesesuaian data.  Untuk penetapan pedoman standard dan metadata baku untuk statistik sektoral ditetapkan oleh kepala instansi pemerintah sesuai tugas dan fungsinya dalam peraturan perundang-undangan dengan merujuk pada metadata baku yang ditetapkan oleh pembina data.

“Dalam penyusunan data statistik sektoral agar mengacu pada standard data dan metadata baku yang telah ditetapkan oleh pembina data,” ungkap Aja Nasrun.

Ditambahkan Aja Nasrun bahwa untuk penyusunan data statistik sektoral dapat melalui metode kompilasi data administrasi. “ Untuk metode pengumpulan data tentunya selain melalui survei juga dapat dilakukan melalui teknik kompilasi produk admintrasi yaitu cara pengumpulan data, pengolahan, penyajian, dan analisis data yang didasarkan pada catatan adminstrasi yang ada pada pemerintah dan atau masyarakat,” kata Aja Nasrun.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Editor: 
Mamaq