Disperindag Babel Inisiasi Draft MoU Dekranasda Babel Dengan Universitas Podomoro

Pangkalpinang – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yuliswan, pada hari Selasa (03/10/2017), mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti hasil Rakernas Dewan Kerajinan Nasional beberapa waktu lalu di Jakarta. Menyikapi hal tersebut, Yuliswan menghimbau kepada bidang-bidang terkait untuk dapat bersinergi dan saling berkoordinasikan lebih cepat mengingat keterbatasan waktu.

“Saya berharap hari Kamis nanti mendapatkan bahan-bahan dari berbagai bidang terkait, seperti sektor pariwisata dan koperasi,” pesan Yuliswan. Menurut Yuliswan perlu kerja sama yang baik antara Disperindag, Disbudpar dan Dinas Koperasi untuk mendukung kinerja Dekranasda Bangka Belitung.

Yuliswan menyampaikan dalam waktu dekat ini Dekranasda akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Universitas Podomoro di Jakarta. Maksud dan tujuan dari MoU tersebut adalah untuk pengembangan pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bangka Belitung.

“Dalam MoU nanti akan ada beberapa pembahasan apa yang akan dibahas dengan Universitas Podomoro, dan kita juga akan menyampaikan kebutuhan Bangka Belitung di dalam MoU. Kita akan cermati seperti apa bentuk kontribusi Universitas Podomoro,” ujar Yuliswan.

Disaat yang sama, Koordinator Bidang Kreatif Dekranasda Suryati memaparkan beberapa program kerja pengembangan ekonomi kreatif yang meliputi Pendidikan dan Pelatihan Kualitas dan Desain Kerajinan, perlombaan desain kerajinan, fasilitasi pemasaraan dan promosi produk kerajinan, bimtek pembuatan profil kerajinan, dan program pengembangan kuliner daerah.

Untuk Pendidikan dan Pelatihan Kualitas dan Desain Kerajinan, Suryati berharap agar pengrajin di Babel dapat bersaing dalam skala nasional. Dengan kesempatan pelatihan semacam ini juga akan meningkatkan pendapatan serta membantu pemasaran hasil kerajinan. Karena kegiatan ini merupakan bentuk upaya dari pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkat taraf ekonomi masyarakat.

Pada lomba desain kerajinan ditujukan untuk mengasah kreativitas seseorang dengan memperkuat konsep dasar yang memperhatikan komposisi dan tampilan agar menjadi lebih menarik. Sedangkan untuk fasilitasi pemasaran dan promosi, Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan output berupa omzet penjualan melalui situs internet yang akan dibuat, dimana para pengrajin dapat memasarkan dan mempromosikan hasil kerajinan mereka secara online. Dengan mendorong para pelaku UMKM agar menjual produknya menggunakan teknologi maka produk kerajinan Babel akan dikenal luas dan dapat memenuhi permintaan pasar domestik dan internasional.

Dalam hal bimtek pembuatan profil kerajinan, Dekranasda Babel akan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan produk dan keterampilan dari para pengrajin yang akan dibranding nantinya.Terakhir adalah program pengembangan kuliner daerah melalui kemasan kuliner jajanan yang iconic dan memiliki kemasan yang memanfaatkan potensi alam sehingga menghasilkan suatu solusi desain yang mengangkat daerah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo