DLH Gelar Konsultasi Publik untuk Persiapan Pembangunan KIPT Sadai

PANGKALPINANG- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Konsultasi Publik dalam menindaklanjuti UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mengamanatkan beberapa instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Sebagai langkah awal, DLH Babel melaksanakan kegiatan konsultasi publik ini untuk mengidentifikasi isu pengembangan berkelanjutan untuk penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang dianggap perlu dilaksanakan sebagai dasar pengambilan keputusan kebijakan, rencana dan program.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui DLH sebagai leading sektor, dalam giat hari ini terfokus pada Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Kawasan Industri Pelabuhan Terpadu (KIPT) Sadai.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang, Selasa (17/4) ini, Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hadir sebagai nara sumber. Selain Pemda Bangka Selatan, komisi III DPRD Babel, mahasiswa perguruan tinggi di Babel dan beberapa asosiasi seperti WALHI juga hadir sebagai peserta yang akan memberikan pendapat, masukan atau usulan terkait identifikasi isu-isu pembangunan berkelanjutan. 

“Kegiatan pembangunan di daerah kita terus berkelanjutan, baik pada aspek lingkungan termasuk berdampak kepada manusia nya sekarang dan yang akan datang,” ungkap Rico Pratama dalam sambutannya. 

Menurutnya, kegiatan konsultasi publik ini merupakan tahapan awal. Beberapa langkah selanjutnya juga akan dikaksanakan. Hari ini saja, selain diskusi identifikasi isu, juga akan dilaksanakan pembentukan tim pokja yang akan bekerja lebih mendalam dipandu oleh Trisna Gumar dari KLHK. 

“Kami berharap kegiatan ini akan betul-betul memberikan masukan untuk perencanaan pembangunan strategis pelabuhan Sadai," tambahnya

 

Budiman Ginting, Asisten II Bidang Perekonomian dan Perencanaan Sekda Babel yang hadir untuk membuka kegiatan ini, menghimbau semua peserta aktif memberikan masukan dalam giat ini untuk capaian pembangunan berkelanjutan menjadi baik.

“Pembangunan kawasan industri ini diperkirakan hingga 20 tahun kedepan, mari kita kritis sesuai bidang masing-masing," tegasnya. 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Irwanto