Dukung Dan Sukseskan Program Vaksinasi MR Di Bangka Belitung

PANGKALPINANG- Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Measles dan Rubella (MR) segera melakukan vaksinasi ke petugas kesehatan dan/atau melakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat.

Himbauan tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman setelah melaksanakan senam pagi sekaligus memperingati Hari Statistik Nasional di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada hari Jumat (28/9/2018).

Gubernur mengatakan imunisasi MR wajib di berikan kepada anak dan ibu hamil. "Mari kita menjaga dan menyelamatkan anak bangsa karena dengan vaksin MR ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka," ajak Gubernur.

Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melakukan koordinasi dan mengajak seluruh Bapati dan Walikota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi MR di wilayah masing masing.

“Saya mengajak seluruh Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah beserta Kepala Dinas Kesehatan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mensosialisasikan dan mengajak seluruh masyarakat yang belum mendapatkan vaksin MR untuk diimunisasi,“ tegas Gubernur.

Selain itu Gubernur mewajibkan kepada masyarakat untuk melakukan imunisasi MR karena ini merupakan program pemerintah yang dilakukan di Indonesia khususnya masyarakat Bangka Belitung. Gubernur menjelaskan dengan melakukan vaksinasi MR  akan memberikan dampak yang sangat menguntungkan bagi kesehatan dan memberikan kekebalan tubuh.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mulyono menyatakan imunisasi MR wajib diberikan kepada anak dan ibu hamil sehingga diharapkan masyarakat dapat mendatangi posyandu, puskesmas atau petugas kesehatan terdekat. "Imunisasi itu suatu yang wajib. Kedepan petugas imunisasi akan mendatangi sekolah, posyandu dan bagi anak yang belum diimunisai dapat dilakukan segera, ” ungkap Mulyono.

Mulyono berharap program vaksinasi MR dapat mencapai target 95 persen dan diharapkan masyarakat untuk segera mendatangi petugas kesehatan terdekat ataupun puskesmas terdekat

"Sehingga pada tahun 2020 di Bangka Belitung dapat mengeliminasi dampak penyakit campak dan rubella, " ujar Mulyono.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Sentosa (Pranata Humas Biro Humas dan Protokol)