Enam Ulama Dunia Dijadwalkan Hadiri Peringatan Lahirnya Provinsi Babel

 Pangkalpinang - Bulan November merupakan bulan yang bersejarah bagi masyarakat Bangka Belitung, tepatnya pada tanggal 21 November 2000, karena delapan belas yang lampau telah terbentuk Prrovinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Untuk memperingati hari jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  yang ke -18, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan berbagai kesiapan supaya pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. 

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Asyraf Suryadin dalam rapat lanjutan Persiapan Hari Ulang Tahun Provinsi Babel di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, menyampaikan dalam acara peringatan hari jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah akan mengundang para tokoh pendiri Bangka Belitung. 

"Sebanyak seratus orang Presidium Bangka Belitung akan kita undang pada tanggal 21 November mendatang. Presidium tersebut terdiri dari dua puluh lima orang dari Pulau Belitung,  lima belas orang dari Jakarta, sedangkan enam puluh orang dari Pulau Bangka," kata Asyraf Suryadin.

Asyaf juga mengemukakan pelaksanaan peringatan hari lahir Bangka Belitung pada tanggal 23 November mendatang akan digelar acara keagamaan, yaitu Tabligh Akbar dan Babel Mengaji yang akan menghadirkan enam ulama dari luar negeri. Dan acara keagamaan tersebut sesuai dengan tema perayaan yaitu " Milad Babel Bersama Ulama Dunia Menuju Masyarakat Religius dan Berkah". 

"Acara keagamaan tersebut akan diikuti sekitar lima ribu lima ratus orang dengan melibatkan  Organisasi Perangkat Daerah, dan setiap OPD akan diikuti 30 orang," paparnya.

Selain itu, dalam acara peringatan tersebut Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang terbaik dalam keterlibatan membangun Bangka Belitung.

"Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap pelaksanaan hari lahir Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan hanya dilaksanakan pada tingkat provinsi namum sampai pada tingkat Kabupaten  / Kota, " ujar Asyraf. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin Inradio