Erzaldi : Anak-anak Dusun Kebayan Harus Sekolah

KACUNG, BANGKA BARAT - Memulai Tahun Ajaran Baru, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sangat berharap agar anak-anak tetap mengikuti wajib belajar. Pada kesempatan Kunjungan Kerjanya ke Dusun Kebayan Desa Kacung Bangka Barat (12/07), Erzaldi menyempatkan menyapa warga dan mengingatkan pentingnya bersekolah.

Dusun Kebayan yang berjarak setidaknya 6 kilometer dari jalan utama Desa Kacung, tidak memiliki Sekolah terdekat, mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar apalagi Sekolah Menengah Pertama dan Akhir. Ini menjadi salah satu kendala bagi warga dusun Kebayan yang ingin menyekolahkan anak-anak mereka.

Menurut salah seorang warga, mereka cukup kecewa dengan perusahaan Sawit yang sudah membuat perkebunan sawit di dusun mereka. “Perusahaan sawit ini sudah 25 tahun berdiri, tetapi sampai sekarang belum ada bantuan sekolah untuk warga dusun.” Ungkapnya.

Sempat dijelaskan warga, bahwa dusun telah memiliki lahan seluas 3 Hektar yang disiapkan untuk pembangunan sekolah dan berharap segera ada tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah, agar jarak tempuh anak-anak untuk bersekolah tidak terlalu jauh. Sehingga kendala bersekolah jauh bukan lagi alasan untuk tidak sekolah, sebab beberapa diantara warga memiliki kendala jarak sekolah dan rumah terlalu jauh.

Menanggapi hal ini, Erzaldi meminta kepada Kadus untuk segera memberi data jumlah anak-anak usia wajib sekolah yang tidak bersekolah agar bisa segera ditindaklanjuti.

“Saya minta Kepala Dusun untuk mendata anak-anak usia Sekolah Dasar dan Menengah.” Ungkapnya.

Jika data yang disampaikan Kadus jumlahnya banyak, Erzaldi akan mencarikan solusi atas hal ini. Selain itu, Erzaldi menegaskan untuk anak-anak tidak putus sekolah dan berdampak buruk, seperti pernikahan dini dan menganggur.

”Jangan cepat-cepat menikah, saya mau kalian semua tidak putus sekolah.” Ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp