Gubernur Ajak Masyarakat Desa Kuday Untuk Pandai Bersyukur

SUNGAILIAT– Gubernur kepulauan bangka belitung Erzaldi Rosman hari ini Rabu 21/ 7/2017 melaksanakan safari ramadhan dengan masyarakat di desa Kuday - Kabupaten Bangka.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan beberapa himbauan antara lain mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dan bersyukur dalam menyambut hari raya lebaran nanti.

"Puasa ini adalah menahan nafsu, nafsu ini bisa berbagai macam hal. Tidak hanya menahan lapar, haus, dan amarah. Termasuk juga dengan keinginan ibu-ibu, seperti apa saja yang dilihat hendak dibeli. Tanpa disadari ini merupakan salah satu yang menyebabkan barang-barang menjadi mahal," ujar Erzaldi dengan sedikit berkelakar.

“Melihat motor orang bagus juga ingin beli motor. Melihat mobil orang bagus juga ingin beli mobil. Sifat manusia memang tidak pernah cukup. Bagaimana cara menahan nafsu kita? Kita harus melatih diri ini, mudah-mudahan kita tergolong orang-orang yang bertakwa,” lanjutnya.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat masyarakat desa, gubernur menyampaikan pentingnya pembinaan bagi masyarakat desa untuk menjadi pelaku UMKM. "Produktivitas di masyarakat di Bangka Belitung ini harus tinggi. Seperti ibu-ibu disini buatlah kue yang enak. Setelah kue nya enak harus dijual, bagaimana biar laku dijual? ini harus ada tekniknya. Kami akan membantu dan juga membina," ucap Erzald.

Kemudian, Gubernur juga mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi memberikan beasiswa bagi anak-anak Bangka Belitung untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

"Bapak/ibu saya sampaikan saat ini bahwa bulan agustus nanti pihak pemprov akan menandatangani Kerja sama dengan universitas madinah, anak muda Bangka Belitung bisa mengikuti program tersebut" ungkap Gubernur. Nanti akan kami umumkan, sekitar bulan agustus akan ada tes," ungkap Erzaldi.

Pada kesempatan tersebut gubernur juga memberikan bantuan kepada anak2 yatim dan pengurus mesjid yang disaksikan oleh masyarakat desa kuday.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan siraman rohani oleh syeikh Asyaidd Abdusalam kepada masyarakat menjelang berbuka bersama. Syeikh mengingatkan bahwa masyarakat sebaiknya semakin meningkatkan ibadahnya dibulan ramadan yang penuh berkah ini. Dengan mengamalkan baca al-quran akan jauh lebih bermanfaat dari pada berbuat yang sia sia. Selain itu membaca Al-Qur'an dapat melapangkan rezeki seseorang.

Menjelang akhir bulan ramadan merupakan hari-hari penting untuk mendapatkan malam laitul qadar. Dimana 10 hari terakhir malam ramadan merupakan kesempatan bagi umat muslim untuk mendapatkan laitul qadar dengan memperbanyak ibadah malam hari.

Dan diakhir tausyiah nya, syeikh Asyaidd Abdusalam juga mengingatkan untuk membayar zakat fitrah dimana hukum zakat fitrah adalah wajib. (Stevani/K5)

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani/Khalimo
Fotografer: 
Khalimo