Gubernur Ajak Umat Mencontoh Kesuksesan Nabi dalam Berdagang

PANGKALPINANG – Kunci kesuksesan Nabi Muhammad SAW dalam berusaha atau berdagang harus menjadi refrensi bagi calon pedang atau pengusaha dalam menjalankan aktivitas usaha atau perdagangannya. Sikap jujur, amanah, bertanggung jawab serta pintar membaca peluang pasar adalah beberapa kunci sukses Nabi Muhammad SAW menjadi pedagang/pengusaha.

Gubernurepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengajak masyarakat muslim di Bangka Belitung untuk menauladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam berdagang atau berusaha. Kesuksesan Nabi Muhammad dalam berusaha hendaknya bisa dijadikan contoh  bagi pedagang/pengusaha muslim saat ini.

"Saat ini kita kurang mencontoh dan menauladani Nabi Muhammad SAW dalam dalam berusaha. Untuk itu mari kita menjadi pedagang dan pengusaha yang sukses dengan mengikuti strategi berdagang Nabi Muhammad SAW," kata Gubernur Erzaldi Rosman saat memberi sambutan pada dialog publik "Organisasi Islam Menjawab Tantangan Global" yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (31/5/2018) di Resto Gale-Gale, Pangkalanbaru.

Dialog menghadirkan pembicara Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen (Pol) Saiful Zachri, Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Babel KH. R. Agus Erwin, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Babel Drs. Anwar Efendi serta Ketua HIPMI Babel R. Indra Sandy.

Sebelum Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul, beliau adalah seorang pengusaha sukses dimasanya. Sejak usia 12 tahun Nabi Muhammad telah diajarkan berdagang oleh pamannya Abu Thalib. Beranjak dewasa, Rasulullah menunjukkan bakatnya sebagai seorang pengusaha sukses yang jujur, adil serta dapat dipercaya dalam membuat perjanjian bisnis. Modal itu lah yang membuat usahanya terus berkembang.

Dikatakan Gubernur, jika  pedagang menjalankan usaha dagangnya mengikuti strategi yang dijalankan nabi, maka Insyaallah akan menjadi pedagang yang sukses.

Namun sayangnya kata Gubernur, hanya sedikit pedagang atau pengusaha yang mengikuti ketauladanan nabi dalam berdagang/berusaha.

Gubernur juga mengajak anak muda atau remaja untuk tidak takut dan malu  memulai sesuatu usaha.

Selain itu dia juga mengajak masyarakat untuk merubah pola pikir bahwa pekerjaan yang menjanjikan dan terhormat itu adalah menjadi pegawai.

"Mari kita rubah pola pikir kita. Jangan terbentuk dan berkeinginan untuk menjadi pegawai, tapi berkeinginan atau bercita-cita lah untuk menjadi pengusaha. Menjadi pengusaha akan lebih sukses dan lebih kaya dari pegawai. Kalau kita kaya, tentu harta kita bisa untuk kemaslahatan umat. Dan kesuksesan nabi dengan harta yang didapatnya dari berdagang, digunakan untuk kemaslahatan umat. Jadi ini juga yang harus kita teladan dari Nabi Muhammad SAW," papar Gubernur.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mammaq
Fotografer: 
Mammaq