Gubernur Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap Berbagai Kasus Di Babel

PANGKALPINANG– Gubernur Erzaldi Rosman menyambut kedatangan Kapolri Jendral Polisi Drs. H Muhammad Tito Karnavian di gedung Graha Timah pada hari Jumat (4/8/2017). Kunjungan Kapolri Muhammad Tito ke Bangka Belitung ini merupakan kunjungan pertama kalinya.

Acara tersebut turut mengundang Danlanal, Danrem, Kepala Kejaksaan Tinggi, jajaran Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Babel, tokoh agama/masyarakat, Para Dosen dan mahasiswa se-Bangka Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Erzaldi membuka acara dengan memberikan sambutan singkatnya. Ia berharap bahwa kunjungan Kapolri ke Babel ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat Bangka Belitung. “semoga masyarakat termotivasi dan Bapak bersedia untuk memberikan ceramah umum, sekaligus juga memberikan pemberdayaan bagi masyarakat Babel dalam situasi dan kondisi di babel yang aman ini,” ujar Erzaldi.

Erzaldi pun mengungkapkan kepada Kapolri, bahwa peran Polda Babel di provinsi kepulauan Bangka Belitung ini sangat baik. “Saya memberikan apresiasi khusus kepada Polda Babel, karena Satgas Pangan bersama pemerintah provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan harapan, yaitu dengan stabilnya harga kebutuhan pokok sampai dengan sekarang ini,” ungkapnya.

Lebih jauh Ia mengatakan bahwa Kapolda beserta jajarannya baru-baru ini berhasil membongkar masalah pupuk, yang berdampak positif kepada masyarakat Babel, terutama para petani yang biasanya mendapat masalah dalam pengadaan pupuk.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Babel Anton Wahono memberikan paparan singkat mengenai situasi dan kondisi di Bangka Belitung di hadapan Kapolri. Ia mengungkapkan mengenai masalah keamanan di Babel dalam hal kriminalitas penyelesaian perkaranya dapat teratasi dengan baik. Hal ini dapat terlihat dari paparan berbagai macam kasus yang dapat diselesaikan oleh Polda dengan tingkat kesuksesan yang menanjak, seperti salah satunya adalah kasus curas, dimana Polda sudah berhasil mengungkap hingga 96% kasus.

Selain itu Wahono menyinggung mengenai penanganan kelompok radikal yang ada di Bangka Belitung. Dimana Polda telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan “Kami berupaya bersama-sama dengan tokoh Muhammadiyah, tokoh NU, melakukan kegiatan dalam bulan suci ramadan seperti istigosah, kamtibmas, itikaf bersama dengan Pemda, juga patroli ibadah,” tutupnya.(K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo