Gubernur Bagikan 2 Ekor Sapi, Warga Miskin Tanjung Ratu Kebagian Daging Murah

BANGKA – Lebaran tahun ini, warga miskin di Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka bakal mendapatkan daging sapi murah. Dua ekor sapi diberikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman untuk meringankan beban masyarakat miskin menyambut lebaran. Warga miskin hanya dikenakan biaya Rp30.000 per kilogram daging sapi.

“Uang hasil penjualan daging sapi murah ini disumbangkan untuk majelis. Diperkirakan dua ekor daging sapi nantinya dapat menghasilkan sekitar 200 kilogram, sebab satu ekor sapi diperkirakan 100 kilogram. Setiap masyarakat miskin hanya boleh membeli satu kilogram daging,” kata Gubernur saat Safari Ramadan di Masjid Al Barkah, Tanjung Ratu Bangka, Selasa (13/6/2017).

Sementara kalangan ibu-ibu rumah tangga disarankan agar tidak belanja berlebihan menjelang lebaran. Gubernur mengatakan, selama berpuasa diajarkan untuk pandai menahan hawa nafsu. Untuk itu ibu-ibu agar tidak membeli semua keinginan ketika berbelanja di pasar. Hal ini dapat berdampak meningkatnya harga sejumlah barang kebutuhan.

Tak hanya itu, sebab Gubernur juga memberikan bantuan perlengkapan masjid serta memberi santunan kepada anak yatim piatu di desa setempat. Sedangkan untuk pembangunan Masjid Al Barkah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelontorkan dana Rp100 juta. Gubernur ingin dana ini digunakan sebaik-baiknya demi kemakmuran masjid.

“Masyarakat harus pandai memilih guru yang mengajarkan tentang Islam. Hendaknya guru agama tersebut dikenal masyarakat, jangan sampai ajaran yang disampaikan menyesatkan,” jelasnya.

Sebelumnya Syaikh Assayyid Abdul Salam menyampaikan ceramah mengenai turunnya Alquran. Alquran diturunkan di tempat yang terjaga dan hanya makhluk-makhluk Allah SWT yang disucikan bisa memegang Alquran tersebut. Makhluk yang disucikan ini yakni malaikat-malaikat Allah SWT. Sementara jin dan makhluk lainnya tidak bisa memegang Alquran.

“Kemudian Alquran diturunkan kepada Rasullulah Muhammad SAW secara berangsur-angsur. Wahyu pertama diturunkan di tempat yang mulia. Surah dan ayat diturunkan sesuai dengan keadaan, dengan begini kamu bisa menghapal ayat demi ayat Alquran. Selain itu untuk menjawab celaan dan bantahan orang-orang quraisy,” paparnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky/Huzari
Fotografer: 
Rizky