Gubernur Beri Motivasi ke Siswa SMA Negeri 1 Jebus

Siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Jebus, Bangka Barat,  kaget dan tak percaya ketika tiba-tiba Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  Erzaldi Rosman bersama istri, Melati Erzaldi memasuki kelas mereka, Kamis (20/9/2018).

"Assalamualaikum, apa kabar kalian semua," kata Gubernur menyapa. Dengan serempak siswa pun menjawab sapaan Gubernur.

Gubernur mendatangi SMAN 1 Jebus dalam rangka Program Natak Kampung di sejumlah desa di Kabupaten Bangka Barat. Berkesempatan, ia mendatangi sekolah yang dipimpin oleh Kusmiati, S.Pd. Suasana yang semula terasa tegang kemudian cair saat Gubernur sesekali mencandai siswa. Mereka pun tertawa dan seperti tak percaya Gubernur bisa bercanda.

Tak hanya menyakan kabar, Gubernur juga menanyakan apakah siswa sudah sarapan  apa belum.

"Kamu  sudah  makan apa belum. Apa lauknya," tanya Gubernur kepada seorang siswa. Siswa yang ditanya, agak malu-malu menjawab pertanyaan Gubenur.

Menurut Gubernur, setiap pagi sebelum ke sekolah siswa harus sarapan agar memiliki energi dan konsentrasi saat menuntut ilmu di sekolah.  Karena pulang pada sore hari, Gubernur meminta siswa membawa bekal dari rumah. Selain lebih sehat, makan yang dibawa dari rumah merupakan simbol interkasi dan kasih sayang antara anak dan orang tua.

“Setiap pagi ibu kita sudah memasak menyiapkan bekal untuk anaknya. Makanya, makan yang dibawa itu harus dihabiskan, karena salah satu kebahagian dari orang tua adalah saat melihat bekal yang dibawa anaknya dihabiskan oleh si anak,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan menyapa siswa itu, Gubernur memberikan motivasi serta menanyakaan cita-cita para siswa jika sudah menyelesaikan pendidikan di SMA. Beragam jawaban disampaikan siswa, ada yang hendak menjadi dokter, perawat, dan tak sedikit pula yang ingin menjadi guru.

Menurut Gubernur, seseorang harus memiliki mimpi dan cita-cita. Namun begitu, lanjut Gubernur, siswa juga harus memiliki rencana kedua jika keinginan itu tidak terwujud. “Tentu yang ingin menjadi dokter harus kuliah di kedokteran, namun harus ada juga pilihan lain jika tidak bisa kuliah di kedoteran. Harus dipikirkan juga harus kuliah di jurusan apa lagi,” katanya.

Gubernur menambahkan, orang yang sukses adalah orang yang mampu menaklukan tantangan, tidak cengeng, dan pasrah dengan keadaan. Ia juga mengajak siswa untuk menjadi interprener sejak dini agar bisa survive di masa datang.

“Semasa kuliah saya juga berjualan kerupuk dan terasi. Jadi saya tidak harus mengandalkan kiriman dari orang tua. Saat itu saya terus mencari peluang untuk berusaha. Makanya mulai dari sekarang tidak salah jika mulai berjualan kecui-kecilan,” kata Gubernur.

Sementara Cindi Faradila, siswa kelas 12 SMA Negeri Jebus, mengaku kaget dengan kehadiran Gubernur ke ruang kelas. Namun rasa kaget itu hilang saat Gubernur bercanda dan memberikan motivasi.

“Kaget awalnya karena beliau langsung masuk ke kelas. Yang jelas berterima kasih sekali karena Gubernur Bangka Belitung telah datang ke sekolah kami,” katanya.

Cindy juga mengaku bersyukur karena dalam kunjungannya Gubernur memberikan motivasi kepada siswa untuk menjadi yang terbaik.

Selain mengunjungi ruang kelas, Gubernur juga mengunjungi perpustaan sekolah dan menanyakan kepada kepala sekolah apa yang dibutuhkan sekolah untuk meningkatkan proses belajar mengajar.

Ia juga menemui Ahmad Hambali Sukur, siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Jebus yang sukses meraih medali emas di kejuaraan Asean School Games 2018 yang berlangsung di Malaysia, Sabtu, 21 Juli 2018 lalu.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga menanyakan cita-cita Hambali dan meminta ia terus berlatih agar terus bisa menjadi yang terbaik. Tak lama kemudian Gubernur mengambil uang dari dompetnya dan memberikan uang itu kepada Hambali. 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mamaq
Fotografer: 
Mamaq