Gubernur Gerakkan Seluruh OPD Tanggulangi Banjir Nibung, Hasil Kajian Dilaporkan ke Pusat

BANGKA TENGAH -- Desa Nibung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah dilanda banjir. Hujan yang mengguyur sejak Minggu (11/3/2018) subuh, ternyata berakibat fatal. Sebagian wilayah di Bangka Belitung terendam air.

Selain Kota Mentok Kabupaten Bangka Barat yang menjadi wilayah yang parah dilanda banjir, Desa Nibung juga menjadi daerah yang harus mendapatkan perhatian masyarakat dan pemerintah daerah.

Air setinggi 70-80 cm merendam jalan yang menjadi penghubung Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka Selatan itu. Sejak Minggu pagi  para pengendara yang melewati jalan terlihat bergantian dan berhati-hati. Apalagi  ketika para pemilik kendaraan  menyebrangi banjir yang menggenangi jalan. Tidak sedikit kendaraan yang mogok dan harus mendapatkan bantuan dari warga sekitar lokasi banjir.

Sejak mengetahui kabar Desa Nibung dilanda banjir, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman segera menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) Pemprov Bangka Belitung turun ke lokasi.

Gubernur memerintahkan perangkat terkait untuk mengambil peran sesuai tugas dan kewenangan msing-masing. Gubernur minta kepada seluruh instansi terkait baik di lingkungan Pemprov Babel maupun Pemkab Bangka Tengah segera mengambil langkah-langkah untuk perbaikan dan bantuan kepada masyarakat yang terkena banjir.

Sementara kepada masyarakat, Gubernur meminta agar berhati- hati dalam beraktivitas di lokasi yang terkena banjir. Gubernur berjanji akan segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk menanggulangi bencana banjir ini.

"Kondisi banjir tahun ini memang tidak separah banjir tahun 2016 lalu. Tetapi tetap menjadi perhatian pemerintah provinsi maupun kabupaten. Untuk saat ini yang terpenting kita amankan dulu masyarakat yang terkena banjir," ujar Erzaldi.

Gubernur menjelaskan, banjir di ruas jalan raya Nibung ini memang kejadian berulang-ulang yang betul-betul harus diperhatikan secara khusus. Menurut Gubernur, sungai yang berada di sekitar ruas jalan ini memang merupakan aliran Sungai Berok yang bermuara langsung ke laut.

Sementara ruas jalan raya Desa Nibung sendiri statusnya merupakan jalan nasional. Untuk itu, Gubernur berharap penanganan banjir di ruas jalan ini tidak hanya diserahkan kepada Pemkab Bangka Tengah dan Pemprov Babel, tetapi lebih luas lagi perlu melibatkan pemeritah pusat.

“Pemkab Bangka Tengah dan Pemprov Babel sudah turun bersama-sama membenahi ini. Namun kalau hanya diserahkan ke Pemkab dan Pemprov saja, tentu akan kewalahan. Makanya kita segera melaporkan ke pemerintah pusat untuk membantu menyelesaikan persoalan penyebab banjir di Desa Nibung ini dan beberapa wilayah di Babel,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Istimewa